Dari Afrika Selatan, Zozibini Tunzi Juarai Miss Universe 2019

Dari Afrika Selatan, Zozibini Tunzi Juarai Miss Universe 2019
Zozibini Tunzi berhasil menyisihkan kontestan dari Puerto Rico dan Meksiko. (AFP)

Zozibini Tunzi asal Afrika Selatan berhasil menjuarai kontes kecantikan Miss Universe 2019. Kiprahnya sebagai aktivis kesetaraan gender dinilai mampu memberikan kontribusi besar bagi kemajuan perempuan di negaranya.

Inibaru.id – Miss Afrika Selatan, Zozibini Tunzi resmi meraih mahkota Miss Universe 2019. Dalam kontes yang digelar di Tyler Perry Studios, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat ini, Tunzi berhasil menyisihkan 90 peserta pada Minggu (8/12/19).

Sebelum dinobatkan, dirinya bersaing dengan Miss Puerto Rico, Madison Anderson dan Miss Meksiko, Sofia Aragon. Tunzi terpilih karena telah berkontribusi dalam gerakan feminisme di negaranya. Dia juga aktif menyuarakan pendapatnya tentang pentingnya mengubah stereotip perempuan kulit hitam.

Pada sesi penjurian akhir, dia juga membuat juri terkesan dengan jawabannya ketika ditanya apa yang akan dia ajarkan pada para perempuan muda.

“Ini adalah sesuatu yang sudah lama hilang pada perempuan muda karena masyarakat sudah memberi label pada mereka untuk menjadi sebagaimana perempuan. Saya pikir kita adalah makhluk paling kuat di dunia, dan kita harus diberi setiap kesempatan. Kita harus mengajarkan perempuan muda untuk mengambil peran mereka.” kata Tunzi, dilansir dari BBC, Senin, (9/12).

Menilik latar belakangnya, Tunzi menempuh pendidikan di bidang Public Relation di Cape Peninsula University of Technology. Perempuan kelahiran Tsolo, Cape Timur ini pernah mengikuti kontes kecantikan pada 2017 lalu, namun gagal masuk 10 besar.

Dia kemudian mengikuti ajang Miss South Africa 2019 dan dinyatakan menang. Sejak itu pula kiprahnya sebagai aktivis kian terdengar.

Selain Tunzi, kontestan lain yakni Miss Myanmar Swe Zin Htet juga menjadi sorotan. Dia merupakan kontestan pertama yang menjadi bagian dari komunitas LGBTQ.

Wah, semoga dengan terpilihnya Tunzi, peran perempuan Afrika untuk dunia juga makin terdengar ya, Millens. Selamat, Tunzi! (IB15/E06)