Dandhy Laksono Dibebaskan tapi Berstatus Tersangka

Dandhy Laksono Dibebaskan tapi Berstatus Tersangka
Dandhy Laksono ditangkap polisi terkait statusnya tentag Papua. (Tirto)

Setelah ditangkap dan sejurus kemudian dibebaskan, Dandhy Laksono justru ditetapkan sebagai tersangka. Begini kronologi kasus yang dialami Dandhy.

Inibaru.id - Aktivis Dandhy Laksono digelandang polisi ke Polda Metro Jaya pada Kamis (26/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Dandhy ditangkap lantaran diduga melanggar UU ITE terkait statusnya mengenai Papua.

Kuasa hukum Dandhy laksono, Alghiffari Aqsa menyebut kliennya nggak ditahan meski sempat ditangkap aparat kepolisian. Namun, meski sudah dilepas keesokan harinya, Dandhy ditetapkan sebagai tersangka.

Dandy mendapatkan 14 pertanyaan dan 45 turunan lainnya saat diperiksa. Pertanyaan ini terkait dengan cuitannya di akun Twitter pribadinya tentang masalah di Papua serta Papua Barat.

"Status Dandhy sekarang tersangka. Meski sudah dipulangkan dan tidak ditahan," ucap Alghiffari ditulis laman Kompas, Jumat (27/9).

Dia juga menyebut Dandhy ditangkap dengan tuduhan menebarkan kebencian yang berdasarkan SARA, tepatnya dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 jo pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Kalau tuduhannya sih menebarkan kebencian berdasarkan SARA lewat media sosial, terkait dengan kasus di Papua," terangnya.

Alghiffari menyebut penangkapan Dandhy sangatlah berlebihan. Apalagi prosesnya dilakukan di malam hari. Menurut Direktur Eksekutif LBH Jakarta ini, Dandhy sebenarnya bisa dipanggil sebagai saksi terlebih dahulu.

"Kalau memang mau diambil keterangannya, kan dipanggil sebagai saksi bisa. Dipanggilnya bisa di siang hari" ucapnya.

Hingga saat ini, Alghiffari masih belum tahu kapan Dandhy akan kembali diperiksa kepolisian.

Dandhy dikenal luas sebagai pendiri WatchDoc, rumah produksi yang membuat film-film dokumenter tentang berbagai isu yang ada di Indonesia. Beberapa film yang pernah disutradarainya adalah Sexy Killers serta Rayuan Pulau Palsu yang sempat memicu kontroversi.

Dandhy yang merupakan anggota dari Aliansi Jurnalis Independen ini juga termasuk dalam aktivis yang vokal dan sering mengkritik pemerintah, termasuk Presiden Joko Widodo.

Bagaimana pendapatmu terkait penangkapan ini, Millens? (IB09/E04)