Dampak Gempa Banten: Ratusan Rumah Rusak
Rumah yang rusak akibat gempa Banten (bisniswisata.co.id)

Dampak Gempa Banten: Ratusan Rumah Rusak

Ratusan rumah di Provinsi Banten mengalami kerusakan parah akibat gempa 6,9 SR yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) malam.

Inibaru.id – Gempa dengan kekuatan 6,9 SR di Banten yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) malam menyebabkan 139 rumah rusak. Bahkan, ada seorang warga yang tewas akibat serangan jantung saat gempa.

Laman Detik, Sabtu (3/8/2019) menulis, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengungkap data tentang kerusakan yang terjadi akibat gempa yang bisa dirasakan hingga di wilayah Ibu Kota Jakarta ini.

“Data yang kami himpun menunjukkan bahwa 139 unit rumah, 4 unit masjid, dan 1 unit GOR mengalami kerusakan. Ada korban jiwa satu tapi bukan karena terkena reruntuhan, melainkan terkena serangan jantung saat gempa,” ungkap Kombes Edy.

Di Mandalawangi, Pandeglang, Provinsi Banten, 42 rumah tercatat mengalami kerusakan. Total, BPBD Pandeglang mencatat ada 58 rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa ini.

“Paling banyak rumah rusak di Mandalawangi. Jumlahnya 42 rumah. Ada korban yang mengalami luka-luka saat menyelamatkan diri,” ungkap Kepala BPBD Pandeglang Deni Kurnia.

Camat Mandalawangi, Entus Bakti menyebut BPBD dan pihak terkait lainnya masih melakukan pendataan akibat kasus gempa ini.

“Sejauh ini nggak ada laporan korban jiwa. Data sementara menunjukkan ada rumah, masjid, dan sekolah madrasah yang mengalami kerusakan,” ucap Entus.

Sementara itu, BPBD Sukabumi menyebut 15 rumah mengalami kerusakan di wilayah tersebut.

“Laporan sementara yang kami dapatkan, 15 rumah mengalami kerusakan akibat gempa semalam,” ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman.

Dari total rumah yang mengalami kerusakan tersebut, 1 mengalami rusak berat, 9 mengalami rusak sedang, 5 mengalami rusak ringan. Rumah-rumah ini tersebar di 15 desa yang ada di 9 kecamatan.


Rumah yang mengalami kerusakan berat ada di Kampung Cigaluga, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten. Rumah-rumah lainnya ada di Kecamatan Parakansalak, CIkembar, Cimanggu, Ciambar, Sagaranten, Cidagu, Kalapanunggal, Nagrak, serta Bojonggenteng.

Mengingat kita tinggal di kawasan yang rentan terkena gempa. Selalu waspada dan mengetahui tahapan mitigasi agar bisa selamat dari bencana ini, ya Millens? (IB09/E04)