Daftar Anggota Dewan Pengawas KPK yang Baru Dilantik Jokowi

Daftar Anggota Dewan Pengawas KPK yang Baru Dilantik Jokowi
Lima anggota Dewan Pengawas KPK yang dilantik Presiden Jokowi. (Biropers setpres/ lensaindonesia.com)

Siapa saja yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pengawas KPK? Berikut adalah daftar dan profil lengkapnya.

Inibaru.id – Jumat (20/12/19) kemarin, Presiden Jokowi melantik lima tokoh untuk menjalankan tugas sebagai anggota Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta. CNN Indonesia, Jumat (20/12), menulis, lima tokoh yang dilantik Jokowi adalah Artidjo Alkotsar Syamsuddin Haris, Albertina Ho, Harjono, serta Tumpak Hatorangan Panggabean.

Seperti apa sih sepak terjang mereka sebelumnya sehingga dipilih Jokowi menduduki jabatan prestisius untuk mengawasi KPK?

Artidjo Alkotsar

Artidjo Alkotsar. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Pria kelahiran Situbondo pada Mei 1984 ini dikenal sebagai pengacara di Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta. Artidjo juga sempat menjabat sebagai Hakim Agung di Mahkamah Agung pada 2000 lalu. Selama 20 tahun bertugas, sudah 19.708 perkara yang ditanganinya, termasuk kasus korupsi. Dia dikenal nggak ragu untuk memperberat hukuman bagi terdakwa korupsi.

Syamsuddin Haris

Syamsuddin Haris. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)

Syamsudin adalah peneliti senior dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pria kelahiran Bima, NTB pada 9 Oktober 1957 ini mengaku antusias untuk membantu pemerintah di Dewan Pengawas KPK.

“Kita ingin menegakkan pemerintah yang bersih dengan memperkuat KPK. Bagaimana pun tanpa pemerintahan yang bersih, kita tidak bisa meningkatkan daya saing,” ucapnya.

Albertina Ho

Albertina Ho. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)

Albertina Ho dikenal sebagai hakim yang memberikan vonis tujuh tahun penjara kepada Gayus Tambunan. Sebelum ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas KPK, Albertina menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Harjono

 Harjono. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)

Sempat menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) dan Hakim Mahkamah Konstitusi, pria kelahiran Nganjuk, 31 Maret 1948 ini dikenal kritis terhadap penegakan hukum dan peradilan di Indonesia.

Tumpak Hatorangan Panggabean

Tumpak Hatarongan. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho)

Masa lalu Tumpak erat dengan KPK karena pernah menjadi Plt Ketua KPK pada 2007 hingga 2011. Saat itu, Dia mengambil alih tugas Antasari Azhar yang terseret kasus pembunuhan. Pria asli Sanggau, Kalimantan Barat ini juga pernah aktif di dunia Kejaksaan.

Semoga saja para tokoh ini bisa membantu kinerja KPK ya, Millens. Selamat bekerja kepada dewan pengawas KPK! (IB09/E06)