Covid-19 Belum Selesai, Tiongkok Laporkan Serangan Norovirus!

Covid-19 Belum Selesai, Tiongkok Laporkan Serangan Norovirus!
Ilustrasi - Wabah norovirus menyerang Tiongkok. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Lagi-lagi, Tiongkok melaporkan serangan virus. Kali ini, virus yang menyerang adalah Norovirus. Apakah lebih parah dari Covid-19?

Inibaru.id – Pandemi Covid-19 di seluruh dunia masih belum benar-benar bisa dikendalikan, Tiongkok kembali mengabarkan adanya kasus virus baru. Di Provinsi Shanxi, disebutkan bahwa sejumlah mahasiswa terkapar akibat norovirus. Mereka harus dirawat akibat mengalami muntah-muntah, demam tinggi, dan diare parah.

Mahasiswa-mahasiswa ini berasal dari Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanxi yang berlokasi di Kota Taiyuan. Mereka pun dirawat secara intensif di rumah sakit universitas.

“Saat ini rumah sakit kampus dipenuhi oleh mahasiswa yang terinfeksi dan lantai di asrama laki-laki sudah ditutup. Mahasiswa lain yang masih sehat tetap beraktivitas seperti biasa,” terang harian lokal Red Star News.

Penanganan kasus norovirus masih dilakukan pemerintah Tiongkok. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Penanganan kasus norovirus masih dilakukan pemerintah Tiongkok. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Xinhua, setidaknya 28 sampel dari mahasiswa yang terpapar virus ini sudah diambil dan dites. Hasilnya, 11 di antaranya memang mengandung virus tersebut. Total, 70 mahasiswa dilaporkan sudah terinfeksi virus ini.

Beberapa ruangan di kampus Universitas Shanxi akhirnya mendapatkan desinfektan seperti di kantin, ruang kelas, asrama, serta berbagai area publik lainnya.

Kamis (8/10/2020) lalu, pihak universitas sempat menyebut kondisi para mahasiswa membaik. Beberapa di antaranya bahkan sudah mulai pulih. Hanya, paparan norovirus ini tetap saja membuat banyak orang khawatir. Apalagi, Dewan Pengawas Kesehatan Kota nggak menemukan sumber makanan di kampus yang terkontaminasi virus tersebut.

Kasus paparan norovirus meningkat di Tiongkok. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Kasus paparan norovirus meningkat di Tiongkok. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Pakar kesehatan kemudian mengecek kondisi air minum yang dikonsumsi di kampus. Mereka masih belum benar-benar menemukan bukti kuat. Meski begitu, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok menyebut sejak September 2020, kasus norovirus memang cenderung meningkat di Tiongkok. Setidaknya, sudah terjadi 30 wabah dengan kasus total mencapai 1.500.

Kini, otoritas kesehatan setempat sedang mencari dari mana sumber infeksi virus ini dan mencegah penyebaran lebih lanjut.

Meski terlihat sangat mengkhawatirkan, norovirus ternyata nggak berada dalam keluarga yang sama dengan virus corona atau Covid-19. Norovirus cenderung menular dari kotoran yang dikeluarkan orang-orang yang sudah terinfeksi sebelumnya.

Semoga saja kasus norovirus ini juga nggak sampai ke Indonesia sebagaimana kasus Covid-19 yang masih kacau di sini, ya Millens. (Cnn/IB09/E05)