Corona Merebak, Bandara Jenderal Ahmad Yani Batasi Jam Operasional Penerbangan

Corona Merebak, Bandara Jenderal Ahmad Yani Batasi Jam Operasional Penerbangan
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Dok. PT Angkasa Pura I)

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memberlakukan pembatasan operasional penerbangan sejak 1 April 2020 lalu. Kebijakan ini diambil dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona.

Inibaru.id – Berbagai macam upaya telah dilakukan PT Angkasa Pura 1 (Persero) demi mencegah virus corona (covid-19). Terhitung sejak 1 April 2020, PT Angkasa Pura 1 Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang,  Airnav Indonesia, dan Airlines sepakat melakukan pembatasan operasional penerbangan.

Sebagaimana siaran pers yang diterima Inibaru.id bernomor: 13/SP/IV/2020, General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto menyatakan, jam operasional bandara kebanggaan kota ATLAS tersebut dibatasi sehingga lebih singkat dari sebelumnya.

Penumpang diminta lakukan physical distancing. (Dok. PT Angkasa Pura I)
Penumpang diminta lakukan physical distancing. (Dok. PT Angkasa Pura I)

“Awal mulanya jam operasional Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang adalah pukul 06.00 sampai dengan 24.00 WIB yang kemudian berdasarkan Notam nomor: B0817/20 NOTAMN berubah menjadi pukul 06.00 sampai dengan 22.00 WIB,” katanya.

Kebijakan ini berlaku selama 30 hari dari 1 April 2020 pukul 23.00 UTC hingga 20 April 2020 pukul 15.00 UTC. Masa berlaku pembatasan jam operasional ini dapat diperpanjang maupun diperpendek berdasarkan situasi keadaan terbaru terkait wabah corona.

“Dengan adanya pembatasan jam operasional, saya bersyukur karena tidak ada penerbangan yang terdampak,” lanjut Hardi.

Suasana bandara dengan mobil dinas yang bertugas. (Dok. PT Angkasa Pura I)
Suasana bandara dengan mobil dinas yang bertugas. (Dok. PT Angkasa Pura I)

Demi mencegah terjadinya penumpukan penumpang pada ruang pemeriksaan, pihaknya juga telah memberlakukan penutupan akses penumpang VIP melalui Screening Check Point (SCP) Concordia Longue. Para pengguna jasa Bandar Udara pun telah memaklumi kebijakan untuk kepentingan bersama tersebut.

“Manajemen PT Angkasa Pura 1 (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa bandara dan mendukung Pemerintah dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 di bandara,” pungkas dia.

Sebelum pembatasan operasional dilakukan, pihak Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang juga telah melakukan upaya-upaya lain yang berlaku sejak Januari 2020. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Direktur Keamanan Penerbangan nomor: SE. 10 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) Dalam Penerbangan.

Kondisi bandara di malam hari. (Dok. PT Angkasa Pura I)
Kondisi bandara di malam hari. (Dok. PT Angkasa Pura I)

Upaya yang dilakukan seperti pengecekan suhu tubuh penumpang baik yang akan berangkat atau datang; penyediaan fasilitas hand sanitizer; penerapan physical distancing; penyemprotan disinfektan, penerapan customer service online; hingga Simulasi Penanggulangan Pandemi Novel Virus Corona.

Bagi kamu yang pengin mendapat informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Humas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan nomor telepon +62 24 86000600. Atau mengecek situs bandara di https://ahmadyani-airport.com dan sosial media IG @semarangairport juga Twitter @semarang_ap1.

Semoga rencana penerbanganmu selalu lancar ya, Millens! (MG26/E07)