Seberapa Bahayakah Cinderella Challenge Diet?

Gaya baru diet di Jepang biar mirip Cinderella ini kontroversial. Seberapa berbahaya?

Seberapa Bahayakah Cinderella Challenge Diet?
Tokoh Cinderella yang menginspirasi mode diet Cinderella Challenge. (Qodro.com)

Inibaru.id – Baru-baru ini ada tren diet baru yang bernama Cinderella Challenge Diet. Mode diet ini viral karena caranya yang tergolong ekstrem. Diet yang mulai populer di Jepang tersebut akhirnya menjadi kontroversial karena menciptakan perdebatan di Twitter.

Seperti ditulis Liputan6.com, Selasa (27/2/2018), mode diet nggak sehat ini memberi tahu orang bagaimana menghitung bobot seperti Cinderella, sehingga bisa terlihat layaknya karakter fiktif itu. Pelaku diet ini harus menyesuaikan tinggi badan dengan ukuran meter dan mengalikannya dengan angka 18.

Angka 18 merupakan indeks massa tubuh Cinderella. Jadi, misalnya tinggi badanmu 1,6 meter, kamu harus memiliki berat badan 28,8 kilogram. Sangat ekstrem bukan?

Baca juga:
Goodie Bag untuk Nomine Oscars 2018 Bernilai Rp 1,3 Miliar
Menanti Langkah Go-Jek di Lantai Bursa

Banyak orang bertanya-tanya apa manfaat diet yang dianggap nggak masuk akal ini. Sebab, bukannya menuju ke berat badan yang proporsional, badan malah akan terlihat kurus kerempeng.

Tantangan ini memicu banyak argumen dari warganet di Twitter. Beberapa orang berpendapat bahwa Cinderella adalah karakter kartun dengan proporsi tubuh yang nggak proporsional dalam dunia fiksi Disney. Mereka pun mendesak agar orang-orang nggak menjadi sekurus karakter kartun tersebut.

Menurut Healthy Celeb, pemeran Cinderella, Lily James, memiliki berat badan 55 kilogram dengan tinggi 5,7 kaki atau sekitar 173 sentimeter. Angka tersebut tentunya lebih tinggi dari bobot Cinderella dalam challenge tersebut. Namun, dia terlihat pas memerankan tokoh itu.

Selain mode diet Cinderella Challenge 2018, ada pula jenis diet ekstrem lain yang pernah populer. Penyanyi dunia Beyonce menerapkan gaya diet Master Cleanse demi menunjang penampilannya. Master Cleanse adalah diet yang hanya menuntut seseorang mengonsumsi jus saja. Hal ini kerap disebut sebagai detoksifikasi dan dapat menurunkan berat badan.

Baca juga:
Bisa Ikut Pemilu 2019, PBB Akan Ambil Nomor Urut ke KPU
Indonesia Negara Terbaik Kedua untuk Tempat Investasi

Diet yang juga terbilang "berbahaya" bagi masyarakat awam adalah Reese Witherspoon. Dalam menjalani diet ini, seseorang biasanya memakan 14 bungkus makanan bayi dan ditambah dengan makanan rendah kalori. Hm, ada-ada saja!

Yang terpenting dalam diet adalah menjaga pola makan dan rajin berolahraga. Badan yang sehat jauh lebih bermanfaat daripada tubuh langsing dengan mode diet yang menyiksa. Sepakat? (ANG/GIL)