Cerita Lengkap Pengemudi Ojek Daring yang Tetap Antarkan Pesanan Makanan Meski Motornya Dicuri

Kisah pengemudi ojek daring yang tetap mengantarkan makanan ke pelanggan meski sepeda motornya baru dicuri viral di media sosial. Seperti apa sih cerita lengkapnya?

Cerita Lengkap Pengemudi Ojek Daring yang Tetap Antarkan Pesanan Makanan Meski Motornya Dicuri
Anton Budi mendapatkan motor pengganti yang hilang saat menjadi pengemudi ojek daring. (Detik/Akfa Nasrulhaq)

Inibaru.id – Nama Anton Budi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Dia viral karena kegigihannya untuk tetap mengantarkan pesanan makanan pada pelanggannya. Padahal, saat memesan makanan tersebut sepeda motornya dicuri.

Laman Kompas, Senin (27/5/2019) menulis, kasus dicurinya sepeda motor Anton terjadi di gerai makanan cepat saji yang ada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Anton menyebut sepeda motornya diparkir di depan gerai makanan tersebut.

“Saya parkir motor. Sudah dikunci setang dan helm saya juga diletakkan di atas motor. Sambil menunggu pesanan jadi saya juga istirahat karena tubuh sudah terasa lelah,” cerita Anton.

Sekitar 15 menit kemudian, pesanannya jadi. Dia pun bergegas menuju sepeda motornya untuk mengantarkan pesanan ini ke pelanggannya, Fitro Dharma Hermawan yang ada di kawasan Sunter. Namun, dia justru mendapati motornya sudah raib tak berbekas.

“Saya langsung panik pas tahu motor hilang. Sempat bengong tapi kemudian kepikiran makanan ini kan sudah ditunggu pelanggan,” ucapnya.

Anton langsung menghubungi rekannya sesama pengemudi ojek daring untuk mengantarkan makanan ke Fitro. Setelah makanan sampai ke pelanggan, dia merasa lega karena sudah menyelesaikan tanggung-jawabnya.

“Lega lah. Setelah makanan dikasih, saya minta maaf karena harus menunggu lama. Saya nggak kepikiran kalau akhirnya jadi viral,” lanjutnya.

Fitro yang mengetahui nasib buruk yang dialami Anton akhirnya membuka donasi melalui platform Kitabisa. Uang yang terkumpul dari penggalangan dana itu diharapkan bisa mengganti sepeda motor Anton. Nggak disangka, total donasi yang terkumpul justru jauh lebih dari target, yakni mencapai Rp 90 juta. Anton yang mengetahui hal ini pun kaget.

“Saya bersyukur sekali. Saya hanya kepikiran tanggung jawab pekerjaan. Nggak nyangka bakal mendapatkan balasan seperti ini,”pungkasnya.

Wah, kegigihan dan tanggung jawab Pak Anton memang patut diacungi jempol ya, Millens. Semoga dengan sepeda motor baru, Pak Anton lebih gigih menafkahi keluarga. (IB09/E04)