Cerdas Melawan Hoaks bersama Media Group dan Universitas Muria Kudus

Cerdas Melawan Hoaks bersama Media Group dan Universitas Muria Kudus
Jurnalis Senior Metro TV Wayan Eka Putera memberi penjelasan tentang citizen journalism di Auditorium UMK Kudus pada Rabu, 23 Januari 2019. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dalam melawan hoaks, Media Group mengadakan seminar bertajuk "Cerdas Melawan Hoax" di Universitas Muria Kudus. Nggak hanya mengedukasi peserta tentang hoaks, seminar ini juga mengajarkan bagaimana menjadi pemimpin dan mengenal lebih jauh dunia jurnalistik.

Inibaru.id - Upaya meningkatkan kesadaran anak muda melawan hoaks digelar Media Group melalui seminar bertema "Cerdas Melawan Hoax" di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Rabu (23/1/2019). 

Dihadiri ratusan peserta yang didominasi anak muda dari Kota Kretek, acara yang digelar pukul 09.00 WIB itu dibuka langsung oleh Rektor UMK Dr Suparnyo.

Media Group adalah kelompok usaha media yang didirikan Surya Paloh. Termasuk dalam kelompok usaha ini adalah Harian Media Indonesia, Lampung Post, Borneonews, Tabloid Prioritas, MetroTV, Medcom.id, dan Inibaru.id.

Hadir dalam seminar media tersebut Deputy Chairman Media Group Lestari Moerdijat, Head of Corporate Communications Metro TV Fifi Aleyda Yahya, dan dua Jurnalis Senior Metro TV Wayan Eka Putera serta Andi Setia Gunawan.

Pejabat dari Universitas Muria Kudus dan Media Group berpose bersama. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Lestari Moerdijat menjadi panelis pertama dalam seminar tersebut. Pada para peserta, perempuan yang akrab disapa Rerie ini memberi materi tentang bagaimana membentuk karakter sebagai pemimpin.

Di hadapan ratusan peserta, perempuan kelahiran 30 November 1967 itu mengungkapkan, ada lima hal yang nggak lepas dari karakter seorang pemimpin.

"Kalian sebagai penerus bangsa harus memiliki lima hal ini," tegas Rerie, "yaitu mau berbagi ilmu dan pengalaman, bisa menjadi contoh, menghasilkan karya, memberi inspirasi, serta memberi kesempatan orang-orang yang dipimpinnya untuk berkembang."

Acara kemudian dilanjutkan dengan penuturan Wayan Eka Putera dan Andi Setiawan Gunawan yang memberikan materi tentang teknik produksi berita dan jurnalisme daring.

Sejak internet membuat media berkembang, Wayan menerangkan, jurnalistik nggak lagi menjadi monopoli wartawan.

"Perkembangan ini melahirkan istilah 'citizen journalism', yang membuat semua orang bisa menjadi jurnalis," kata Wayan.

Pada kesempatan itu, Wayan dan Andi lalu mendorong para peserta untuk menulis berita dengan menekankan pentingnya mengedepankan fakta.

"Fakta bisa menjadi upaya mencegah penyebaran hoaks," sambung Andi.

Supaya makin seru, acara juga disisipi dengan gim untuk peserta berupa adu peran menjadi reporter dengan koresponden. Gim ini, juga materi yang disampaikan, disambut antusiasme peserta.

Nadia Marlika, salah seorang peserta, mengaku senang mengikuti seminar ini. Dia berharap seminar tentang jurnalisme lebih sering diadakan di kampusnya, UMK Kudus.

"Senang dan bagi saya ini penting karena mengedukasi kami tentang dunia jurnalistik. Saya jadi pengin tahu lebih banyak lagi, nggak hanya jurnalisme televisi, tapi juga jurnalisme di media online dan cetak," ujar perempuan 20 tahun tersebut kepada Inibaru.id.

Rektor UMK Dr Suparnyo dan Deputy Chairman Media Group Lestari Moerdijat bertukar kenang-kenangan. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Wah, wah, semangat ya, Nadia! Terus kobarkan semangat menjadi jurnalis tanpa hoaks ya! (Artika Sari/E03)