Cegah Covid-19, 10 Ruas Jalan di Kota Semarang Ditutup Mulai Hari Ini

Cegah Covid-19, 10 Ruas Jalan di Kota Semarang Ditutup Mulai Hari Ini
Ilustrasi - Penutupan jalan di Kota Semarang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Demi menekan kasus Covid-19 yang semakin parah, Pemerintah Kota Semarang memutuskan untuk membatasi mobilitas warga dengan menutup sejumlah ruas jalan. Penutupan dimulai hari ini, Jumat (11/12). Berikut adalah jalan-jalan yang ditutup tersebut.

Inibaru.id – Demi menekan angka penyebaran kasus Covid-19, pemerintah Kota Semarang secara resmi akan menutup 10 ruas jalan di Ibu Kota Jawa Tengah ini mulai Jumat (11/12/2020). Penutupan akan dilakukan hingga Senin (14/12) dan diterapkan mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Berikut adalah daftar lengkap jalan yang akan ditutup.

·         Jalan Pemuda, tepatnya dari Paragon Mall sampai Tugu Muda.

·         Kota Lama, tepatnya dari Simpang Letjen Suprapto/Cendrawasih – Jembatan Berok.

·         Jalan Pandanaran, dari Tugu Muda hingga Simpang Lima.

·         Jalan Gajah Mada, dari Simpang Lima hingga Simpang Gendhingan.

·         Jalan Pahlawan, dari air mancur hingga Simpang Lima.

·         Jalan Ahmad Yani, dari Simpang RRI sampai Simpang Lima.

·         Jalan Dr Wahidin, tepatnya dari Simpang Kaliwiru sampai Jalan Sisingamangaraja.

·         Jalan Tanjung, dari Simpang Imam Bonjol sampai Simpang Pemuda.

·         Jalan Ngesrep Timur V, tepatnya di pintu masuk Gapura Pangeran Diponegoro.

·         Jalan Lamper Tengah.

Kota Lama jadi salah satu kawasan yang ditutup demi menekan angka Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Kota Lama jadi salah satu kawasan yang ditutup demi menekan angka Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Menurut keterangan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endo P Martanto, keputusan untuk menutup 10 ruas jalan tesebut berasal dari pertimbangan Satgas Covid-19.

“Penutupannya akan terus kami pantau sampai situasi angka kasus Covid-19 turun. Semua akan diputuskan oleh Satgas,” ucap Endro pada Kamis (10/12).

Keputusan ini juga didasari oleh kesuksesan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tahap 1 dan 2 yang juga dilakukan dengan menutup sejumlah ruas jalan. Karena mobilitas warga terbatas, angka kasus Covid-19 juga ikut menurun.

“Hal ini harus kita evaluasi. Ternyata, kasus Covid-19 masih harus diwaspadai,” lanjut Endro.

Angka kasus Covid-19 di Semarang semakin mengkhawatirkan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Angka kasus Covid-19 di Semarang semakin mengkhawatirkan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Selain dengan menutup sejumlah ruas jalan, Endro juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan penyebaran Covid-19 yang angkanya semakin mengkhawatirkan. Caranya adalah dengan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Dia juga meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan.

Melihat fakta ini, kita sebaiknya memang nggak keluar rumah dulu kalau memang nggak benar-benar perlu deh, Millens. Angka kasus Covid-19 masih sangat mengkhawatirkan. Ingat, kita nggak hanya menjaga diri sendiri, namun juga menjaga keluarga dan orang-orang terdekat kita yang bisa jadi lebih berisiko tertular. (Bis/IB09/E05)