Catatan 2017: Banjir, Longsor, dan Erupsi Dominasi Bencana Tanah Air

Indonesia menjadi salah satu negara yang langganan mengalami bencana. Sepanjang 2017, sejumlah bencana besar terjadi di negeri ini. Apa saja?

Catatan 2017: Banjir, Longsor, dan Erupsi Dominasi Bencana Tanah Air
Gunung Sinabung berstatus Awas sejak 2010. Pada Kamis (28/12), gunung tersebut kembali meletus disertai awan panas yang menjangkau hingga radius sejauh 4,6 kilometer. (Voaindonesia.com)

Inibaru.id – Rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (29/12/2017) menunjukkan, sebanyak 2.341 kejadian bencana telah terjadi di negeri ini sepanjang 2017. Tak kurang dari 377 jiwa meninggal dan hilang, serta 3,7 juta jiwa mengungsi.

Banjir menempati posisi pertama bencana yang paling banyak terjadi. Selain banjir, bencana lain yang juga terjadi di antaranya longsor, gempa bumi, puting beliung, dan gunung meletus. Nah, Tim Inibaru.id telah merangkum beberapa bencana besar yang terjadi pada 2017.

1. Banjir

Banjir “menyapa” Indonesia hampir setiap bulan selama 2017, Millens. Banjir berskala besar sempat terjadi di Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada Maret 2017. Sekitar lima orang meninggal dunia.

Bencana banjir. (Merdeka.com)

Sebulan berselang, banjir juga melanda Magelang, Jawa Tengah. Sebanyak 13 jiwa meregang nyawa. Banjir yang menelan korban semacam itu juga terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Mei. Nggak kurang dari tujuh orang meninggal.

Kendati telah memasuki musim kemarau pada Juni, banjir tetap saja terjadi di Tanah Air. Kabupaten Gorontalo, Gorontalo mengalami banjir yang lumayan besar. Sebanyak 484 rumah terendam dalam bencana tersebut.

Baca juga:
Pulau Jawa Waspada Bencana
Jabar Alami 102 Bencana selama Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia

Menjelang akhir tahun, banjir sebagai akibat sikon tropis Cempaka melanda sebagian wilayah Jawa bagian selatan. Salah satu daerah yang cukup parah terjadi di DI Yogyakarta. Sekurangnya lima kecamatan di Kota Gudeg terdampak banjir.

2. Longsor

Longsor menempati urutan kedua dalam bencana besar yang melanda Indonesia sepanjang 2017. Bencana ini terbilang cukup mematikan. Sebanyak 156 jiwa meninggal dunia akibat longsor. Sementara, lebih dari tujuh ribu rumah rusak akibat longsor seperti ditulis Tribunnews.com, Jumat (29/12).

Tanah longsor (Republika.com)

Sejumlah wilayah yang tercatat mengalami longsor di antaranya Bali (Kintamani); Jawa Timur (Ponorogo dan Nganjuk), dan Sumatra Barat. Longsor terparah terjadi di Ponorogo yang mengakibatkan 28 jiwa meninggal dunia.

Longsor sebagai dampak siklon tropis Cempaka juga terjadi pada pengujung tahun. Sejumlah wilayah di Pulau Jawa bagian selatan mengalami longsor karena hujan yang mengguyur wilayah pegunungan. Banyaknya korban jiwa biasanya terjadi lantaran warga mendiami daerah rawan longsor. Selain itu, sistem mitigasi bencana juga acap kali belum memadai.

3. Gunung Meletus

Erupsi gunung berapi juga menjadi catatan bencana Indonesia sepanjang 2017 ini. Sejumlah gunung pada tahun ini. Gunung Sinabung dan Gunung Agung menjadi “hajatan” paling besar pada Tahun Ayam Api.

Gunung Sinabung ditetapkan menjadi Awas sejak 2010. Namun, hingga kini gunung yang terletak di Sumatera Utara itu terus memuntahkan isi perutnya. Tercatat sebanyak 2.038 jiwa mengungsi pada Mei 2017. Pada Kamis (28/12), Gunung Sinabung kembali meletus disertai awan panas yang menjangkau hingga radius sejauh 4,6 kilometer. Wah!

Erupsi Gunung Agung pada November lalu juga nggak kalah dahsyat, Millens. Pada letusan perdana 21 November, asap dikabarkan membumbung hingga 700 meter dari puncaknya.

Gunung Agung (Liputan6.com)

Gunung yang terletak di Bali itu kembali meletus empat hari berselang, pada 25 November. Letusan kali ini jauh lebih dahsyat. Asap yang dilontarkan mencapai 1.500 meter dari puncak gunung. Nggak kurang dari 151 orang terpaksa mengungsi akibat erupsi tersebut.

Tiga bencana itu hanyalah sedikit dari pelbagai bencana di negeri ini, Millens. Oh, ya, sekadar informasi, Indonesia memang rawan bencana yang rentan menelan korban jiwa. Kendati penanganan bencana tahun ini sudah jauh lebih baik, masih banyak yang harus dibenahi.

Baca juga:
Cempaka dan Dahlia Menghilang, Datanglah Dua Bibit Siklon Tropis Baru
Efek Erupsi Gunung Agung bagi Pariwisata Bali

Sebagai generasi muda, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga negeri ini dari berbagai ancaman bencana. Meski bencana adalah kejadian alam, sejumlah bencana bisa kita tanggulangi kok.

Gimana caranya? Mm, misalnya, nggak membuang sampah sembarangan sekaligus bikin kampanye semacam itu biar masyarakat sadar bahwa sampah memberi kontribusi besar dalam bencana banjir. Nggak tinggal di bantaran sungai atau zona rawan longsor juga bisa menjadi solusi.

Lebih baik menanggulangi ketimbang terlambat, bukan? Happy New Year and stay safe, Millens! (IF/GIL)