Cari Pasangan? 5 Hal Ini Nggak Boleh Jadi Pertimbangan Utama lo!

Cari Pasangan? 5 Hal Ini Nggak Boleh Jadi Pertimbangan Utama lo!
Ilustrasi: Memilih pasangan memang butuh pertimbangan ya, Millens. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mencari pasangan tentu bukan hal mudah. Ada berbagai pertimbangan yang dibuat sebelum melangkah pada tahap selanjutnya. Tapi, sebaiknya kamu nggak mementingkan 5 pertimbangan berikut ya. 

Inibaru.id - Semua orang pasti pengin mendapatkan pasangan yang sesuai dari kriterianya. Karena itu perlu pertimbangan-pertimbangan tertentu sebelum memutuskan untuk serius menjalani hubungan.

Boleh saja kok kamu menginginkan pasangan yang begini atau begitu. Tapi usahakan untuk nggak terlalu menjadikan 5 pertimbangan ini sebagai yang utama. Hm, apa saja ya?

1. Romantis

Ilustrasi: Jangan jadikan romantis satu-satunya hal yang kamu cari dari pasangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Jangan jadikan romantis satu-satunya hal yang kamu cari dari pasangan. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Memiliki pasangan romantis memang menyenangkan. Namun, nggak seharusnya keromantisannya kamu jadikan pertimbangan utama. Bukannya berprasangka buruk ya, tapi siapa yang bisa menjamin kalau sikap romantisnya hanya kedok belaka?

Bisa jadi dia hanya pengin membuatmu baper atau mengincar kesenangan sesaat denganmu. Karena itu, jangan jadikan sikap romantis menjadi alasan utamamu mencari pasangan. Dalamnya hati nggak ada yang tahu lo.

2. Sikapnya saat Keadaan Baik-Baik Saja

Ilustrasi: Coba deh perhatikan sikapnya saat lagi bermasalah. Masih baik nggak? (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya) 
Ilustrasi: Coba deh perhatikan sikapnya saat lagi bermasalah. Masih baik nggak? (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya) 

Kamu nggak akan tahu sifat asli seseorang ketika keadaan baik-baik saja. Justru saat berhadapan dengan situasi rumit, kamu bisa menilai tabiatnya. Karena itu, yang seharusnya menjadi pertimbangan utamamu adalah seperti apa sifatnya ketika sedang bermasalah. Jangan seperti membeli dalam karung ya.

3. Kecocokan Dalam Hal Nggak Penting

Ilustrasi: Kamu nerima dia karena sama-sama suka selfie? Duh, nggak penting. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Kamu nerima dia karena sama-sama suka selfie? Duh, nggak penting. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dia kamu terima karena kalian sama-sama introver atau ekstrover? Eits, kecocokan yang harusnya kamu garis bawahi adalah kecocokan cita-cita dan pandangan akan sesuatu. Sifat sama nggak menjamin hubunganmu lancar lo. Justru bisa jadi kamu dan dia sama-sama bosan karena bertemu pribadi yang sama.

4. Kata Orang

Ilustrasi :Jangan asal pacaran atau putus karena kata orang di sekitar ya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi :Jangan asal pacaran atau putus karena kata orang di sekitar ya. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pendapat orang lain memang perlu dipertimbangkan, tapi bukan berarti harus kamu jadikan yang utama. Kamulah yang harus menentukan langkah untuk hidupmu sendiri. Penilaian orang bisa sangat subjektif.

Mungkin juga sikap yang ditunjukkan di depan orang lain bukan yang sebenarnya. Siapa pun bisa tertipu dengan penampilan luar kan?

5. Relijius

Ilustrasi: Rajin ibadah nggak selalu berbanding lurus dengan sifat yang baik. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Ilustrasi: Rajin ibadah nggak selalu berbanding lurus dengan sifat yang baik. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kamu mungkin terpana karena dia tipe orang yang sangat rajin beribadah. Tapi percaya nggak kalau  beribadah siang dan malam nggak menjamin seseorang memiliki sifat yang baik? Bukan nggak mungkin kan kalau dia beribadah hanya untuk pencitraan? 

Alih-alih tertarik pada orang yang rajin beribadah, kagumlah pada orang yang menerapkan nilai-nilai agamanya dalam kesehariannya. 

Kelima hal di atas boleh kok menjadi pertimbanganmu mencari pasangan, tapi jangan jadikan yang utama dan pertama ya. Pilihlah orang yang bisa menghargaimu. (IB21/E03)