Biar Tetap Modis dan Sehat, Begini Cara Aman Memakai Kuteks

Biar Tetap Modis dan Sehat, Begini Cara Aman Memakai Kuteks
Ilustrasi kuteks. (Wikipedia/Jessica Rachel)

Kuteks biasanya mengandung bahan kimia yang berbahaya. Meski begitu, kamu bisa mengikuti cara aman di bawah ini bila ingin menggunakan kuteks. Cek yuk!

Inibaru.id – Kuteks sering digunakan sebagian orang untuk memperindah kuku. Memang indah sih tapi beberapa penelitian mengungkapkan kandungan kimia yang ada di dalam kuteks berbahaya bagi kuku dan tubuh.

Eits, tapi bukan berarti kamu nggak bisa menggunakan kuteks sama sekali ya, Millens. Berikut tips aman menggunakan kuteks.

Membaca Label Sebelum Membeli atau Menggunakan Kuteks

Hasil gambar untuk label kuteks

Melihat label kuteks. (Tuty Casa)

Saat membeli atau hendak memakai kuteks, jangan malas untuk membaca label yang terdapat di kemasan. Dengan ini kamu bisa mengetahui kandungan kuteks dan masa kedaluwarsa produk. Kuteks yang sudah kedaluwarsa dapat menimbulkan gejala seperti iritasi, gatal, kemerahan sampai berujung infeksi. Selain itu, kamu juga mesti menghindari cat kuku yang berbahan formaldehyde (pengawet), toluene (pelarut), paraben (pengawet sintetis) dan camphor (yang memberikan hasil akhir yang mengkilap dan mencegah retak).

Jangan Dihirup

Hasil gambar untuk label kuteks

Jangan menghirup kuteks. (Grid)

Usai mengaplikasikan kuteks, hindari untuk menghirup baunya. Bau tersebut bisa jadi mengindikasikn kuteks tersebut mengandung bahan yang berbahaya. Nah, kamu juga disarankan memakai kuteks di ruangan dengan ventilasi yang baik supaya bahan kimia yang menyebar melalui udara nggak tertahan di ruangan.

Meminimalisasi Penggunaan Kuteks

Gambar terkait

Meminimalisasi penggunaan kuteks. (Kumparan)

Hal terbaik yang sebenarnya bisa dilakukan adalah menghindari pemakaian kuteks. Kuku alami yang terawat pun dapat menjadi cantik dan menarik, kok. Namun, bila kamu tetap ingin memakai kuteks, maksimal gunakan 2 sampai 4 hari saja dalam sepekan. Ini supaya kamu nggak kena infeksi dari bahan kimia yang terkandung dalam kuteks. Kamu juga disarankan mengaplikasikan kuteks pada salah satu bagian saja, kuku kaki atau kuku tangan.

Istirahatkan Kuku

Hasil gambar untuk kuku tanpa kuteks

Biarkan kukumu beristirahat. (Fimela)

Terlalu sering menggunakan kuteks dapat menyebabkan kukumu yang sehat menjadi kuning, mengering, bahkan mengelupas, terutama kuku kaki. Karena itu, sempatkanlah kukumu untuk beristirahat. Kuku juga butuh bernapas, lo. Bila kukumu rusak, butuh waktu sembilan bulan lagi agar kukumu pulih dari kerusakan.

Cermati Penggunaan Aseton

Hasil gambar untuk aseton kuteks

Cermati penggunaan aseton pada kuku. (Hellosehat)

Aseton adalah cairan yang paling ampuh untuk membersihkan kuteks. Sayang, aseton sangat mengeringkan pelat kuku. Inilah yang menyebabkan pengelupasan dan pelemahan pada kuku. Untuk itulah kamu disarankan untuk menghapus cat kuku setidaknya setiap tujuh hari dengan penghilang non-aseton.

Yap, itu beberapa tips aman bila kamu ingin memakai kuteks, Millens. Jangan cuma utamakan penampilan ya, kesehatan kukumu juga perlu dijaga. (IB07/E04)