Bulk Store, Konsep Baru Toko Grosir yang Ramah Lingkungan

<em>Bulk Store</em>, Konsep Baru Toko Grosir yang Ramah Lingkungan
Barang-barang yang dijual di bulk store. (HiP Paris)

Berbeda dengan toko grosir lainnya, bulk store menyajikan konsep ramah lingkungan. Penggunaan plastik sangat dihindari di toko yang mengusung konsep ini.

Inibaru.id – Apa yang ada dalam bayanganmu bila mendengar kata toko grosir? Kebanyakan mungkin bakal menyebut toko grosir adalah gerai-gerai yang melayani pembelian barang dalam jumlah besar. Barang-barang yang dijual biasanya sudah berupa paket-paket dalam plastik sehingga nggak ramah lingkungan.

Namun, kini berkembang konsep toko grosir yang ramah lingkungan. Toko itu kerap disebut bulk store. Jadi, toko itu nggak sekadar menjual barang dalam jumlah besar, tapi juga menerapkan konsep zero waste. Bulk store meniadakan kemasan plastik yang biasanya dipakai untuk mengemas barang-barang yang dijual.

Sejumlah barang dikemas dalam karung. (Therogueginger)

Nah, karena mengusung konsep ramah lingkungan, orang yang berbelanja di bulk store perlu membawa wadah sendiri misalnya toples kaca atau wadah lainnya. Kendati begitu, beberapa bulk store juga meminjamkan wadah yang bisa digunakan pengunjung. Wadah yang biasanya terbuat dari kaca itu dapat dikembalikan pada saat transaksi selanjutnya.

Untuk meminjam wadah, pengunjung diharuskan untuk membayar deposit yang nantinya dapat diambil kembali saat mengembalikan wadah.

Cara Pengoperasian Bulk Store

Cara pengoperasian bulk store  cukup sederhana, Millens. Melansir laman Waste4change, (11/1/2019), awalnya pihak pemasok akan mengantarkan barang ke bulk store dalam kemasan besar seperti tong, karung, atau jeriken. Setelah sampai di bulk store, barang-barang dapat langsung dipindahkan ke wadah besar yang memang sudah disediakan.

Barang-barang itu dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Misalnya tabung kaca untuk tempat jus dan sabun cair, karung untuk beras dan kedelai, serta toples kaca untuk kacang-kacangan. Nanti, pengunjung tinggal menaruh barang-barang yang pengin mereka beli ke wadah yang sudah mereka bawa sendiri.

Kacang-kacangan ditempatkan dalam tabung kaca. (Risingtidemarket)

Selain menerapkan konsep zero waste, biasanya produk-produk yang dijual di bulk store juga ramah lingkungan, Millens. Kebanyakan produk merupakan buatan rumah dan mengandung bahan-bahan alami.

Oh iya, jangan bingung tentang proses membayar di bulk store. Karena barang yang dijual nggak dikemas laiknya barang yang dijual di toko, harganya disesuaikan per satuan berat misal kiloan atau meteran.

Hm, sambil berbelanja sekaligus bisa ikut menjaga kelestarian lingkungan nih. Di Indonesia, sudah ada beberapa bulk store yang tersedia. Namun, jumlahnya masih belum banyak dan biasanya hanya bisa ditemui di kota-kota besar. Semoga ke depan semakin banyak bulk store ya. (IB10/E04)