Bulan Purnama Bikin Susah Tidur, Beneran?

Bulan Purnama Bikin Susah Tidur, Beneran?
Ilustrasi: Bulan purnama bikin susah tidur. (Flickr/ Chris Isherwood)

Ada sejumlah orang yang mengaku lebih susah tidur saat bulan purnama muncul. Hm, apakah cahaya bulan memang bisa mempengaruhi pola tidur kita?

Inibaru.id – Kalau ada bulan purnama, pasti malam jadi terlihat lebih indah. Tanpa cahaya lampu pun, malam hari jadi terasa lebih terang dari biasanya. Biasanya sih, banyak anak kecil yang main di luar rumah di saat-saat ini.

Nah, ada orang yang menyebut bulan purnama bikin mereka jadi lebih susah tidur. Sebenarnya, ini seperti nggak ada kaitannya ya. Namun, ternyata ada lo beneran orang-orang yang memang mengalaminya.

Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Association for the Advancement of Science yang terbit pada 27 Januari 2021 lalu. Dalam penelitian ini, bulan memang bisa mempengaruhi pulasnya tidur kamu.

Setidaknya, 98 orang dilibatkan dalam penelitian ini selama satu sampai dua siklus bulan. Semua partisipan berasal dari tiga komunitas adat Toba-Qom yang ada di Argentina. Nah, mereka dicek kondisi tubuhnya, termasuk kebiasaan tidurnya lewat alat yang dipakai di pergelangan tangan.

Ada satu catatan khusus terkait dengan para peserta. Tingkat mendapatkan akses listriknya berbeda-beda. Kalau menurut Profesor Biologi Universitas Washington Horacio de la Iglesia, PhD, ada peserta yang sama sekali hidup tanpa listrik, ada yang punya akses listrik namun terbatas, dan yang terakhir adalah benar-benar memiliki akses listrik penuh.

Cahaya bulan dipercaya bisa mempengaruhi hormon tidur manusia. (Flickr/

Steffie Dawn)
Cahaya bulan dipercaya bisa mempengaruhi hormon tidur manusia. (Flickr/ Steffie Dawn)

Seluruh partisipan mengalami hal yang sama, yakni terjadinya perubahan pola tidur yang mengikuti siklus bulan yang berlangsung 29,5 hari. Nah, perubahan pola tidur ini rata-rata terjadi sekitar 3 sampai 5 hari sebelum purnama muncul.

Data lain pun dimasukkan dalam penelitian ini, yakni dari 464 mahasiswa yang tinggal di Seattle, Amerika Serikat. Hasilnya adalah, saat bulan purnama, pola tidur para mahasiswa nggak mengalami perubahan berarti, namun, beberapa hari sebelum purnama, mereka mengalami masa tidur terpendek di hari-hari lainnya di siklus satu bulan.

Cahaya Bulan yang Terang Bikin Susah Tidur?

Meski masih diperdebatkan sejumlah ahli, pakar kesehatan dr Alex Dimitriu menyebut cahaya bulan ternyata mempengaruhi produksi hormon tidur alias hormon melatonin. Kalau kurang, ya kita akan susah tidur.

“Cahaya, baik itu buatan atau alami, termasuk dari bulan, bisa menekan produksi melatonin,” terang dr Dimitriu.

Hal yang sama juga diungkap dokter dari Rumah Sakit Lenox Hill, New York, Amerika Serikat bernama dr. Steven Feinsilver. Menurutnya, tubuh manusia memang sangat sensitif terhadap cahaya. Cahaya bulan pun bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh yang mencakup kebiasaan tidur.

Meski demikian, para peneliti belum benar-benar memastikan hubungan sebab akibat dari cahaya bulan dan kebiasaan tidur ini.

Hm, kalau kamu, pas bulan purnama apakah susah tidur juga, Millens? (Kum/IB09/E05)