Bukan Pencemaran, Ribuan Ikan yang Mati di Cilacap Diduga Karena Dibuang Nelayan

Masyarakat Cilacap sempat dihebohkan dengan ditemukannya ribuan ikan yang mati di Pantai Jetis atau Pantai Cemoro Sewu. Sempat diduga ikan-ikan tersebut mati karena pencemaran laut, tapi pihak Dinas Lingkungan Hidup membantahnya.

Bukan Pencemaran, Ribuan Ikan yang Mati di Cilacap Diduga Karena Dibuang Nelayan
Ikan mati di Pantai Jetis, Cilacap. (Facebook/Paijo Kbm)

Inibaru.id – Masyarakat Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah sempat dihebohkan dengan ditemukannya ribuan ikan yang mati di Pantai Jetis atau Pantai Cemoro Sewu pada Sabtu (12/10/2019). Sempat muncul dugaan kematian ikan-ikan tersebut mati karena pencemaran. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilacap mengungkapkan fakta lain terkait hal ini.

Kepala DLH Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri menyebut kematian ribuan ikan yang kemudian dipunguti warga ini bukan karena pencemaran.

“Hasil uji laboratorium memastikan kematian ribuan ikan ini bukan karena pencemaran,” tegasnya dilansir laman Antaranews, Selasa (15/10).

Awaluddin justru menduga ikan-ikan ini sengaja dibuang para nelayan karena perairan di selatan Kabupaten Cilacap. Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan disortir di tengah laut dan yang sudah mati terbawa arus hingga ke pantai. Dia juga menduga Samudera Hindia sedang memiliki ikan yang melimpah.

“Ikannya sedang melimpah. Nelayan hanya memilih yang bagus. Ikan yang dianggap jelek dibuang ke tengah laut dan kemudian terbawa arus ke pantai,” terangnya.

Beda Versi dengan Himpunan Nelayan

Berbeda dengan dugaan Awaluddin, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Cilacap Sarjono justru menyebut ikan-ikan ini nggak dibuang. Dia menduga ikan tersebut berasal dari jaring nelayan yang jebol saat sedang melaut. Ikan-ikan yang sudah mati kemudian terbawa arus hingga mencapai pantai. Namun, Sarjono nggak tahu siapa nelayan yang mengalami jaring jebol ini.  

“Kejadian ini bukan fenomena alam, kok sepertinya ikan ini berasal dari jaring nelayan yang jebol saat ditarik karena ukurannya kecil-kecil dan jenisnya bermacam-macam. Ikan-ikan ini mati karena kekurangan oksigen saat berdesakan di dalam jaring,” ucap Sarjono.

Sebelum ini, foto-foto yang menunjukkan ribuan ikan mati terdampar di Pantai Jetis atau Pantai Cemoro Sewu, Kecamatan Nusawungu viral di media sosial pada Sabtu (12/10). Salah satu akun yang mengunggah foto-foto tersebut adalah akun Facebook milik Paijo Kbm.

Duh, sayang banget ya ikannya, Millens. Semoga memang benar nggak karena pencemaran, ya. (IB09/E04)