Bukan Bercak Biasa, Kenali Tanda dan Penyembuh Vitiligo

Bukan Bercak Biasa, Kenali Tanda dan Penyembuh Vitiligo
Pengidap vitiligo dengan bercak-bercak putih di kulit. (Halodoc)

Bercak-bercak nggak biasa berwarna putih di kulit, yang sering terasa terbakar jika terkena sinar matahari menjadi salah satu indikasi vitiligo. Kenalilah tanda-tandanya dan segera lakukan pengobatan mumpung belum terlalu parah.

Inibaru.id - Vitiligo merupakan penyakit pada kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak warna putih di satu atau kedua sisi tubuh penderita. Ini bukan bercak biasa lo, bercak putih tersebut sangat rentan terbakar jika terkena sinar matahari dan terkadang terasa gatal.

Melansir Alodokter,  vitiligo disebabkan karena berhentinya produksi warna atau pigmen tubuh. Biasanya terlihat di bagian mata, kulit tangan, wajah, dan rambut. Gejala vitiligo awalnya terdapat bercak warna lebih muda di kulit, lalu bercak ini secara bertahap memutih.

Pigmen-pigmen warna di bagian tubuh akan hilang dan terlihat seperti uban di area yang ditumbuhi rambut. Untuk beberapa kasus bercak di bagian tengah berwarna putih sedangkan pinggirnya berwarna kemerahan atau kecokelatan. Bercak vitiligo tersebut akan berkembang dan berhenti secara berulang.

Untuk memastikan apakah seseorang memang menderita vitiligo adalah dengan diagnosis dokter. Seseorang akan ditanya seputar riwayat vitiligo dalam keluarga, trauma yang pernah terjadi di area kulit, pengobatan yang pernah dijalani, dan lain-lain. Lampu ultraviolet menjadi salah satu metode pemeriksaan.

Pengobatan Vitiligo

Vitiligo dapat diobati dengan beberapa cara, Millens. Tujuan utama dari pengobatan adalah mengembalikan warna kulit sebagaimana biasanya (normal). Penggunaan tanning lotion atau losion penggelap kulit dan tabir surya biasanya akan disarankan oleh dokter untuk melindungi kerusakan kulit dari matahari.

Jika cara ini nggak efektif, digunakanlah metode lain yakni dengan penggunaan obat tertentu. Beberapa obat-obatan dipercaya dapat mengembalikan kulit pasien, seperti kortikosteroi oles, tacrolimus, dan hydroquinoner.

Namun, jika penyebaran vitiligo semakin meluas, cara penyembuhan adalah menggunakan terapi sinar UV atau fototerapi. Secara singkat dilakukan dengan memberi paparan sinat ultraviolet A (UVA) atau B (UVB) pada kulit yang terdapat vitiligo. Pengidap selama 6 hingga 12 bulan melakukan terapi tiga kali dalam sepekan.

Metode penyembuhan lainnya dengan prosedur bedah, cangkok kulit, blister grafting, dan mikropigmentasi. Dibutuhkan waktu selama berbulan-bulan agar pengobatan bisa sukses. Meski hasil yang didapat untuk setiap pasien akan beragam. Pengobatan yang tepat lebih lanjut dapat dikonsultasikan pada dokter.

Jadi tau banyak tentang penyakit kulit yang satu ini kan, Millens? (MG26/E06)