Bukan Arab, Inilah Negara Penghasil Kurma Terbesar di Dunia

Bukan Arab, Inilah Negara Penghasil Kurma Terbesar di Dunia
Meski identik sebagai buah khas Timur Tengah, Arab Saudi bukan negara penghasil kurma terbesar di dunia. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kurma yang kita konsumsi seringkali dikira berasal dari Arab Saudi. Padahal, negara ini bukan penghasil kurma terbesar di dunia. Impor kurma Indonesia terbesar juga bukan dari negara ini. Lantas, dari mana, ya?

Inibaru.id – Kurma memang sering dianggap sebagai buah asli Timur Tengah. Hanya, karena buah ini seringnya muncul di bulan Ramadan, banyak orang yang mengira jika kurma yang mereka makan pasti dari Arab Saudi. Padahal, Arab bukanlah negara penghasil kurma terbesar di dunia.

Sebelum jauh membahas negara mana saja yang memproduksi buah ini, kita kenalan dulu dengan buah yang sangat direkomendasikan untuk disantap saat berbuka puasa ini. Jadi gini, Millens. Di pasaran, kurma bisa dibagi jadi kurma kering atau kurma segar. Nah, keduanya sama-sama tinggi kandungan serat, vitamin, mineral, serta antioksidan.

Kandungan fruktosa alias gula alami dari buah ini cukup tinggi. Nah, keberadaan fruktosa inilah yang dipercaya bisa segera mengembalikan energi tubuh yang terkuras seharian karena nggak diisi makanan dan minuman apapun. Menariknya, kandungan gula alami yang tinggi ini justru baik bagi kesehatan tubuh, lo.

Badan Pangan PBB (FAO) menyebut setiap tahunnya, setidaknya ada 9 juta metrik ton kurma yang dipanen di seluruh dunia. Tebak, dari mana kebanyakan kurma tersebut diproduksi? Yap, di negara-negara Timur Tengah.

Tapi, bukan Arab Saudi-lah produsen nomor satunya, melainkan Mesir. Percaya nggak, meski iklim Mesir nggak subur-subur amat dan cenderung panas, setidaknya 18 persen pasokan kurma dunia berasal dari negara ini. Di belakangnya, barulah Arab Saudi yang memasok 17 persen suplai kurma bagi seluruh dunia. Setelah itu ada Iran yang memasok 15 persen suplai kurma sejagat.

Produsen kurma terbesar adalah Mesir. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Produsen kurma terbesar adalah Mesir. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Khusus Indonesia, impor kurma kita paling banyak berasal dari Mesir. Di posisi kedua ada Tunisia. Sementara itu, Arab Saudi ada di posisi ketiga pengimpor kurma terbanyak di Tanah Air.

Yang menarik dari pohon ini adalah, meski identik dengan Timur Tengah, ternyata juga bisa tumbuh di wilayah-wilayah lain di dunia, lo. Kurma bisa ditemukan di Asia Selatan, Afrika Utara, hingga Asia Tenggara. Kalau di Indonesia sih, meski ada sejumlah kebun kurma yang nggak berbuah, banyak juga kok budidaya kurma yang sudah menghasilkan panen.

Sekali panen, satu buah pohon kurma kabarnya bisa lo menghasilkan 100 kg buah. Jumlahnya bisa mencapai 10 ribu biji! Wah, bisa kenyang beneran ya kalau makan sebanyak itu.

Kurma di pasaran terdiri dari empat jenis. Yang pertama adalah kurma muda atau yang dikenal dengan Kimri. Setelahnya adalah kurma yang sudah matang dengan tekstur yang lembut dan disebut sebagai Rutab. Berikutnya adalah kurma Khalal yang berukuran penuh, dan yang terakhir adalah kurma kering atau Tamr.

Kalau yang paling mahal si kurma berjenis Ajwa. Kurma ini tumbuh di Arab Saudi, tepatnya di Kota Suci Madinah.

Menarik ya, Millens, ternyata Mesir negara penghasil kurma terbesar di dunia. (Goo/IB09/E05)