Penyandang Disabilitias asal Pekalongan Dapat Tawaran Beasiswa Sekolah Desain

Gadis "gifted" ini miliki bakat menggambar yang luar biasa. Dia kini tengah gandrung mendesain busana. Yang menarik, semua itu dipelajarinya secara otodidak.

Penyandang Disabilitias asal Pekalongan Dapat Tawaran Beasiswa Sekolah Desain
Windi Setyowati, seorang penyandang disabilitas, menunjukkan karyanya berupa rancangan busana pengantin. (Kompas.com/Ari Himawan)

Inibaru.id - Orang bijak bilang, jika seseorang dilemahkan dalam satu hal, dia pasti dilebihkan dalam hal lain. Nah, kata-kata ini sepertinya cocok disematkan pada diri Windi Setyoningsih. Dia memiliki keterbatasan IQ. Karena itulah dirinya putus sekolah. Namun, siapa menyangka gadis 23 tahun tersebut ternyata punya bakat menggambar yang luar biasa?

Windi kini mengembangkan bakat menggambarnya untuk merancang busana. Yang menarik, gadis asal Dukuh Blendung, Desa Purworejo, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, itu mengasah bakat menggambarnya secara otodidak, hanya dengan melihat penampilan para artis di televisi. Wah!

Sindonews.com, Senin (29/1/2018) menulis, Windi mulai menggambar sketsa gaun sejak dirinya memutuskan keluar dari bangku SD. Dia memang merasa kesulitan mengikuti pelajaran yang disampaikan gurunya di kelas. Selain itu, ejekan teman-teman sekelasnya juga merisaukannya.

“Saya sampai kelas 4 SD saja, lalu mulai menggambar setiap hari karena hobi,” ujarnya.

Namun, lantaran berasal dari keluarga yang kurang mampu, bakat mendesain busana itu nggak bisa tersalurkan dengan maksimal. Karsidin dan Suniti, orang tua dari Windi, hanya berkerja sebagai buruh bayaran yang penghasilannya nggak seberapa.

Baca juga:
Fenomena “Super Blue Blood Moon”, MAJT Akan Gelar Salat Gerhana
Sambung Hidup, Opi Jadi Mbak Jamu Sepulang Sekolah

Sang ibu bekerja sebagai buruh tani dan pekerja serabutan. Sementara, ayahnya sehari-hari menjadi tukang cap batik. Mereka nggak bisa berbuat banyak untuk memberi fasilitas putri sulungnya tersebut.

Beasiswa

Mengetahui kisah menyedihkan ini, Pemkab Pekalongan segera tanggap. Seperti ditulis Kompas.com, Senin (29/01/18), Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Pekalongan, Purwaji, telah mengunjungi rumah Windi. Dia memberitahukan, ada dua sekolah desain yang mau menampung bakatnya.

Purwaji bahkan siap memberikan pendampingan apabila kedua orangtuanya mengizinkan Windi mengambil beasiswa tersebut. Dua sekolah itu, tuturnya, menawarkan beasiswa karena hasil desain baju Windi di atas rata-rata, bahkan mendekati desainer papan atas.

"Ada dari Bandung dan Jakarta, yang Bandung siap memberikan beasiswa ke Windi, dan yang Jakarta akan memberikan modul pembelajaran," ungkap Purwaji, "Namun, kedua orangtua Windi belum memberikan respons atas tawaran tersebut."

Selain menyalurkan hobi menggambarnya, Windi saat ini juga disibukkan dengan membantu orang tuanya mencari nafkah, yakni dengan membuat lipatan perban dari kain kasa.

Baca juga:
Facebook dan Instagram Resmi Larang Iklan Cryptocurrency
Selebgram Adriansyah Martin Diduga Memanipulasi Foto di Instagram

Windi berharap dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain dan dapat mengangkat kehidupan orang tuanya lewat bakat menggambar yang dimilikinya tersebut.

Millens, belajarlah dari Windi. Ketidaksempurnaan sejatinya hanyalah klaim dari kita, karena percaya atau nggak, tiap orang sebenarnya diciptakan dengan kesempurnaannya masing-masing. Sepakat? (SR/GIL)