Blokir Akun Medsos Mantan Bikin Cepat Move On, Benarkah?

Blokir Akun Medsos Mantan Bikin Cepat Move On, Benarkah?
Ilustrasi media sosial. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Kamu yang pengin cepat move on, cobalah untuk memblokir selurh akun media sosial mantanmu. Hal ini bisa mendetoksifikasi otakmu agar cepat melupakan mantan lo. Bagaimana mekanismenya?

Inibaru.id – Apa yang pertama kali kamu lakukan sesaat setelah putus cinta? Menghapus fotonya? Atau unfollow akun medsosnya? Namun saat rasa kepo melanda, nggak jarang kamu stalking akun media sosialnya untuk sekadar tahu aktivitasnya.

Memang sih move on jadi hal yang sulit, namun terus kepo atau bahkan saling follow di media sosial rentan bikin agenda move on-mu gagal! Jadi, ada baiknya supaya kamu memblokir akun media sosial mantan agar tak lagi melihatnya muncul di beranda.

Pakar hubungan dan penulis buku “Breakup Bootcamp: The Science of Rewriting Your Heart”, Amy Chan, mengungkapkan jika pengin lekas  move on, maka kamu harus memblokir akun mantan di seluruh medsos.

Dirinya mengambil contoh dari pengalamannya saat putus cinta setelah delapan tahun berpacaran. Selain itu, dia juga mengambil contoh dari kliennya yang mengikuti acara Renew Breakup Bootcamp, serta studi psikologi dan ilmu saraf terkait reaksi otak dan tubuh terhadap putus cinta.

Detoksifikasi otakmu, <i>Millens</i>! (Freepik.com)
Detoksifikasi otakmu, Millens! (Freepik.com)

 “Lakukan detoksifikasi dari mantan. Bukan berarti pasanganmu orang jahat. Detoksifikasi dari mantan tak berarti kita membenci orang itu atau karena hubungan berakhir buruk,” ungkapnya.

Selanjutnya, Amy menyebut detoksifikasi ini berguna untuk melakukan transisi ke hubungan lain.

“Tetapi kamu membutuhkan periode waktu bagi pikiran, tubuh, hati dan jiwa untuk transisi dari hubngan yang intim atau romantis ke hubungan lain,” tambahnya.

Melatih Otak

Menurut blog di jurnal Nature yang terbit pada 2015, saat kamu memblokir atau menghilangkan pikiranmu tentang mantan, maka itu adalah cara terbaik untuk melupakannya. Hal tersebut terjadi karena saat menjalin hubungan dengan orang lain, otak akan membentuk jalur syaraf terkait kenangan yang kamu miliki dengan orang tersebut.

Nah, jika orang tersebut nggak muncul lagi dalam kehidupanmu, maka otak akan menciptakan respons perpisahan yang menimbulkan sakit hati dan kesedihan.

Dari berbagai studi dan diskusinya dengan psikolog, Chan menyimpulkan bahwa gambar, video, dan pengingat lain tentang mantan bisa saja muncul di medsos dan mengingatkan otakmu atas rasa kehilangan.

Biarkan otakmu beristirahat. (Pixabay)
Biarkan otakmu beristirahat. (Pixabay)

Akibatnya, otakmu akan lebih sulit untuk memotong atau menghilangkan jalur syaraf yang kamu bangun bersama mantanmu. Kamu nggak mau kan hal tersebut terus terjadi?

Jadi, mulailah untuk memblokir akun medsos mantan dan menghapus gambarnya di ponselmu sekarang juga agar otakmu dapat beristirahat dan membangun jalur syaraf baru.

Chan menyebutkan setidaknya perlu 30 hari untuk mendetoksifikasi dari mantan. Namun 60 hari adalah waktu yang paling ideal, Millens! Beritahu mantanmu bahwa kamu memutuskan untuk memblokirnya supaya kamu nggak selalu memikirkan reaksinya saat kamu blokir.

“Katakan ‘ini bukan karena saya tidak peduli atau prasangka buruk padamu, tapi saya butuh waktu untuk menyembuhkan, menjaga diri, dan fokus pada perawatan diri,” saran Chan.

Kamu pasti pengin kan segera pulih dari sakitnya perpisahan? Jadi, kenapa ragu untuk memblokir mantan sekarang juga? (Kom/IB27/E07)