"Black Panther", Menjelajahi Wakanda bersama Sang Superhero

Wakanda, sebuah negara yang tersembunyi dari mata dunia, memiliki kekayaan melimpah berupa logam terkuat bernama vibranium. Dari Wakanda, aksi-aksi superhero Black Panther menyeruak tampil.

"Black Panther", Menjelajahi Wakanda bersama Sang Superhero
Black Panther. (Hdqwalls.com)

Inibaru.id – Coba bayangkan, bagaimana kalau ada satu negara di bumi ini yang sengaja disembunyikan pemimpinnya dari dunia luar? Lantaran takut kekayaan alam yang mereka miliki direbut negara lain, bangsa ini memilih menutup diri serupa negara miskin. Bangsa tersebut bernama Wakanda.

Negara yang digambarkan terletak di Afrika inilah yang menjadi latar cerita film Black Panther, tokoh superhero rekaan yang diciptakan Marvel. Wakanda memiliki vibranium, logam langka yang disebut-sebut sebagai logam terkuat di dunia. Perisai Captain America terbuat dari logam ini. Pun demikian halnya dengan cakar Black Panther, satu-satunya "senjata" yang mampu menggores perisai Captain America.

Baca juga:
Go International, "Pengabdi Setan" Bakal Tayang di 42 Negara
Kebakaran Hutan (Kembali) Ancam Indonesia

Nggak cuma kekayaan alam, Wakanda juga dipenuhi ilmu pengetahuan mutakhir. Namun, Kekayaan dan kemajuan ilmu ini justru memunculkan ketakutan tersendiri. Para raja mengisolasi negaranya secara turun-temurun agar kekayaannya nggak dirampas negara lain.

Black Panther. (Imgur.com)

Untuk mempertahankan negara, mata-mata dari Wakanda disebar ke berbagai negeri. Masalah muncul saat sebagian mata-mata mereka mulai membelot. Secara bersamaan, muncul pandangan untuk nggak lagi mengisolasi Wakanda. Menurut sebagian orang, Wakanda seharusnya bersedia membantu masyarakat Afrika untuk menghalau penjajah.

Raja Wakanda yang baru sekaligus sang Black Panther, T’Challa (Chadwick Boseman) yang mengalahkan Kepala Suku W’Kabi dari pertarungan kelayakan menjadi raja pun harus menghadapi masalah tersebut. W’Kabi dan mantan kekasih T’Challa, Nakia (Lupita Nyong’o), juga menginginkan Wakanda untuk membuka diri pada dunia luar.

Cetak Rekor Box Office

Sebagian kritikus menilai, Black Panther adalah contoh superhero yang nggak sempurna. T’Challa digambarkan sebagai sosok peragu. Keputusan-keputusan yang diambilnya juga kerap dipengaruhi tokoh lain. Untuk mendukung aksi superheronya, Black Panther juga harus didukung teknologi buatan sang adik, Shuri (Letitia Wright).

Selain itu, sorotan juga ditujukan pada sistem patriarki yang betul-betul dipangkas dalam film tersebut. Sebaliknya, tokoh-tokoh perempuan di Wakanda justru terlihat menonjol dan memberikan pengaruh besar pada jalannya cerita Black Panther. Inilah yang menarik!

Black Panther. (Hdqwalls.com)

Penulis skenario Ryan Coogler banyak dipuji para penikmat film lantaran dianggap berhasil meracik jalinan kisah yang nggak sekadar tentang putih lawan hitam seperti kisah-kisah superhero pada umumnya. Alur cerita perebutan tahta, usaha perubahan sistem, dan upaya balas dendam dengan apik disuguhkan oleh aktor dan aktris yang seluruhnya merupakan keturunan Afro-Amerika.

Para pemain dalam Black Panther diperkenalkan Coogler dengan porsi yang pas. Nggak berhenti di situ, setting tempat nan eksotis dan latar tetabuhan yang memunculkan kekhasan etnis Wakanda juga menjadi kekuatan tersendiri. Ditambah aksi baku hantam dan kejar-kejaran yang ciamik, film yang tayang di Indonesia sejak 14 Februari itu sangat sayang buat kamu lewatkan, Millens!

Baca juga:
Akulturasi Fesyen Tionghoa-Indonesia dalam Kebaya dan Batik
Mengulik Wayang Potehi dari Sejarah hingga Ceritanya

Dengan kekuatan-kekuatan tersebut, nggak heran kalau Black Panther mampu mencetak rekor box office dengan capaian 201,8 juta dolar hanya dengan debut tiga hari di Amerika Utara, seperti ditulis Tirto.com, Selasa (20/2/2018). Situs review Rotten Tomatoes pun menyodorkan skor 97% pada film ini.

Gimana, tertarik nonton film ini? Masih tayang kok di bioskop Tanah Air! (AYU/GIL)