Bikin Irfan Hakim Masuk IGD, Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Pedas

Bikin Irfan Hakim Masuk IGD, Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Pedas
Irfan Hakim sampai masuk IGD rumah sakit usai makan pedas. (YouTube/deHakims)

Irfan Hakim kedapatan masuk IGD rumah sakit gara-gara makan pedas. Sejumlah rekannya bahkan sampai ada yang pingsan. Sebenarnya, apa sih yang terjadi pada tubuh jika kita makan pedas?

Inibaru.id – Unggahan YouTube dari akun deHakims pada Rabu (8/6/2022) mengungkap kalau Irfan Hakim sempat dilarikan ke IGD rumah sakit usai melakukan One Chip Challenge. Pada tantangan ini, Irfan dan sejumlah orang makan keripik pedas yang berbahan carolina reaper yang dikenal super pedas.

Masalahnya, meski sudah minum air putih ataupun susu, rasa pedas usai makan keripik ini nggak kunjung menghilang. Irfan bahkan kemudian sampai mengalami sakit perut dan muntah-muntah. Sejumlah orang di timnya bahkan sampai pingsan. Mereka pun akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Itu lambung gue kayak diperes, ditarik. Sebelumnya jantung gue kaya deg-degan banget” ungkap Irfan di video YouTube tersebut.

Lantas, sebenarnya seperti apa sih yang terjadi pada tubuh saat makan pedas sebagaimana yang dilakukan Irfan Hakim. Nah, pakar kesehatan dr Adam Prabata ternyata punya jawabannya, Millens. Dia mengungkapnya di akun Instagram @adamprabata.

Orang Indonesia biasanya makan makanan pedas yang memiliki bahan cabai. Biji cabai ini ternyata punya kandungan capsaicin. Selain pada cabai, capsaicin juga bisa ditemukan pada bahan makanan lain seperti paprika.

Sambal terbuat dari cabai yang memiliki kandungan capsaicin. (Medcom/Sri Yanti Nainggolan)
Sambal terbuat dari cabai yang memiliki kandungan capsaicin. (Medcom/Sri Yanti Nainggolan)

Kalau lidah kamu mengecap capsaicin, maka bakal membuat respons ujung saraf nyeri pada lidahmu jadi lebih aktif. Hal inilah membuat munculnya sensasi nyeri dan terbakar. Sensasi ini bakal muncul selama beberapa saat. Tapi, kalau pedasnya sangat terasa, sensasinya bisa terasa cukup lama.

Masalahnya, capsaicin juga bisa menyebabkan efek sampai ke saluran pencernaan. Salah satunya adalah membuat pencernaan jadi lebih lambat. Padahal, reseptor nyeri terus aktif. Dampaknya, usus besar nggak bisa menyerap air dari makanan yang kamu cerna sehingga pada akhirnya, kotoran yang kamu keluarkan masih penuh dengan cairan. Hal inilah yang membuatmu mengalami diare.

Capsaicin dapat memicu berbagai keluhan pencernaan, mulai dari kembung, sakit perut, muntah, atau bahkan sampai diare,” jelas dr Adam pada video Instagram. 

Capsaicin bahkan bisa bikin reseptor nyeri pada anus ikut aktif, lo. Karena alasan inilah, saat buang air besar usai makan makanan super pedas, sensasi pedas, panas, dan nyeri bakal bisa kamu rasakan juga.

Meski bisa memicu efek ini, realitanya orang Indonesia tetap getol makan-makanan pedas ya, Millens. Maklum, memang bisa membuat sensasi makan jadi lebih mantap!

Tapi, kalau sudah nggak kuat, jangan dipaksakan ya. Masih banyak kok makanan nggak pedas yang juga enak! (Kom, Mer/IB09/E05)