Bikin Bangga! Paralayang Indonesia Raih Juara Dunia

Tak hanya bisa mengobati keluhan mata, Elisa Manueke juga piawai mengendalikan paralayang. Bersama tim bentukan Federasi Aerosport Indonesia, ia dinobatkan menjadi juara dunia pada kejuaraan PGAWC 2017

Bikin Bangga! Paralayang Indonesia Raih Juara Dunia
Putaran pertama kejuaraan paralayang dunia, PGAWC 2017 di Manado, 15 Maret 2017 (PGAWC Manado 2017 via kilasmanado.com)

Inibaru.id – Tim paralayang Indonesia berhasil meraih juara umum dalam tur ketepatan mendarat paralayang tingkat dunia, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2017. Secara keseluruhan, tim Federasi Aerosport Indonesia (FASI) ini keluar sebagai juara dunia dalam tur yang berakhir di Kobarid, Slovenia, pada 21-23 September 2017.

Diberitakan pgawc.org, pemenang untuk seluruh kategori tahun ini diraih Indonesia. Hal ini terjadi karena tim Indonesia mengikuti seluruh kompetisi dengan raihan terbaik pada empat partai yang diselenggarakan. Indonesia menjadi juara umum untuk kategori perorangan putra, perorangan putri, dan tim.

Pada putaran final perorangan putra di Kobarid, anggota TNI AU sekaligus dokter RSPAU Hardjolukito Yogyakarta, Kolonel Elisa Manueke, meraih juara ketiga. Sementara juara pertama dan kedua berturut-turut diraih Tomas Lednik (Republik Ceko) dan Gora Djurkovic (Serbia).

Baca juga: Gol Andik Vermansyah Terbaik di Asia Tenggara

Dilansir dari Tribunnews, tim yang diberangkatkan ke PGAWC 2017 adalah Tim Pelatnas Paralayang yg dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games 2018 mendatang. Ada 23 atlet pelatnas plus 3 atlet nonpelatnas mengikuti kejuaraan dunia tersebut.

Elisa Manueke adalah satu dari tiga atlet nonpelatnas tersebut. Kapentak Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Mayor Sus Giyanto, membenarkan hal ini. Elisa adalah anggota TNI AU. Ia bertugas sebagai dokter spesialis mata di RSPAU Hardjolukito, Lanud Adisutjipto.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan membanggakan Indonesia di kejuaraan berskala internasional. Ditambah lagi, salah satu juaranya seorang dokter spesialis mata dan anggota TNI AU," ungkap Sus Giyanto, dikutip dari Tribunnews, Senin (25/9/2017).

Sementara, pada kategori perorangan putri, Indonesia juga menjadi juara ketiga. Andriana Lis harus puas berada di bawah Marketa Tomaskova (Republik Ceko) dan Katie Lawrence (Inggris Raya) yang secara berurutan menduduki peringkat pertama dan kedua.

Baca juga: Akhirnya Kevin/Marcus Jadi Yang Terhebat

Rika Wijayanti yang berjaya pada tiga partai sebelumnya justru gagal menunjukkan tajinya pada partai pemungkas. Secara mengejutkan, ia terlempar dari tiga besar pada putaran akhir itu.

Adapun untuk kategori tim, No Name dari Serbia berhasil meraih juara pertama mengungguli Czech Team di peringkat kedua. Sementara itu, tim Garuda Prima 1 dari Indonesia harus puas berbagi kursi dengan BGD Team di peringkat ketiga.

Meski begitu, secara keseluruhan, Indonesia tetap menempati posisi puncak pada semua kategori. Elisa Manueke (putra), Rika Wijayanti (putri), dan Garuda Prima 2 (tim), menempati posisi puncak pada masing-masing kategori.

Sebelum putaran akhir di Kobarid, PGAWC 2017 lebih dulu diselenggarakan di Manado (Indonesia), Vrsac (Serbia), dan Mont-Saint-Pierre (Kanada). (GIL/SA)