Biar Nggak Tertipu, Begini Cara Bedakan Oksimeter Asli dan Palsu

Biar Nggak Tertipu, Begini Cara Bedakan Oksimeter Asli dan Palsu
Hati-hati dalam memilih oksimeter ya. (Flickr/Alexa Lans)

Oksimeter kini jadi alat yang dibutuhkan masyarakat, khususnya yang melakukan isolasi mandiri usai terpapar Covid-19. Nah, biar nggak tertipu oksimeter palsu, ada lo cara mengeceknya. Yuk, simak!

Inibaru.id – Selain masker dan vitamin, ada alat kesehatan lain yang juga diburu masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Alat tersebut adalah oksimeter. Masalahnya, ada oksimeter palsu yang beredar di pasaran. Nah, gimana ya cara membedakan oksimeter asli dan oksimeter palsu biar nggak tertipu?

Jadi, oksimeter ini adalah alat yang dipakai untuk mengetahui saturasi oksigen di dalam darah seseorang. Alat ini memang sangat direkomendasikan bagi mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Cara penggunaannya pun sangat mudah, yakni hanya dengan menjepitkan alat ini ke jari tangan.

Kok bisa semudah itu cara kerja alat ini? Jadi gini, Millens. Oksimeter memakai sensor infra merah. Jadi, begitu kita memasukkan jari ke celah alat yang berbentuk seperti penjepit ini, sensor infra merah akan segera bekerja membaca sinyal berupa kadar oksigen dalam darah sekaligus denyut nadi.

Masalahnya, oksimeter yang bisa ditemukan di toko daring, apotek, hingga toko alat-alat kesehatan ini ternyata juga ada yang palsu, Millens. Kalau sampai mendapatkan yang palsu, tentu nggak bisa mengukur saturasi oksigen dengan baik. Salah-salah, pasien jadi nggak mendapatkan penanganan medis yang tepat deh gara-gara hal ini.

Nah, biar nggak mudah tertipu, kamu bisa kok menguji oksimeter untuk memastikan apakah alat ini asli atau nggak. Hal ini diungkap oleh pengguna media sosial TikTok @glamscool.

Kalau oksimeter yang kamu pakai asli, nggak bakal bisa membaca saturasi oksigen dan denyut nadi dari benda selain jari. Contohlah, kalau kamu memasukkan pensil atau sedotan, tentu nggak bakal terbaca. Nah, kalau oksimeternya palsu, begitu kamu memasukkan pensil atau sedotan, akan langsung mengeluarkan angka-angka saturasi oksigen dan denyut nadi. Nggak masuk akal, kan?

Banyak oksimeter palsu di pasaran. (Freepik/Prostooleh via Kompas)
Banyak oksimeter palsu di pasaran. (Freepik/Prostooleh via Kompas)

Tips Memilih Oksimeter yang Tepat

Biar kamu yakin kalau memilih oksimeter, ada lo tipsnya. Ahli jantung dr Vito Damay menyarankan kita untuk segera mencoba oksimeter yang baru didapatkan. Coba alat ini pada orang yang sehat dengan saturasi oksigen yang normal.

Jadi begini, orang sehat dengan saturasi oksigen yang normal biasanya punya angka lebih dari 95 persen. Kalau kurang, tentu ada yang salah dengan alat ini. Nah, kalau orang sakit, termasuk yang positif Covid-19, bisa saja mengalami masalah pernapasan sehingga saturasi oksigen dalam darahnya di bawah angka 95.

Kalau sudah begini, tentu harus segera ditangani dengan teknik proning. Kalau teknik proning tetap nggak mampu menaikkan kadar oksigen di dalam tubuhnya, tentu harus segera mendapatkan pertolongan medis.

Mengingat kini banyak orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena rumah sakit yang penuh, kamu sebaiknya memang mempersiapkan oksimeter. Nah, selalu cermat dalam membeli dan mengeceknya agar nggak tertipu oksimeter palsu, ya Millens? (Det,Oke/IB09/E05)