Biar Beruntung, Hindari Hal-Hal Ini Saat Imlek

Biar Beruntung, Hindari Hal-Hal Ini Saat Imlek
Lampion warna merah menyala sambut Imlek. (Lostpacker)

Perayaan Imlek atau Tahun Baru Tionghoa kental dengan tradisi bahkan mitos tentang berbagai hal. Imlek juga nggak terlepas dengan adanya pantangan-pantangan berikut.

Inibaru – Sebentar lagi, warga Tionghoa seluruh penjuru dunia akan merayakan Imlek. Saat Imlek, mereka biasanya disibukkan dengan berbagai adat dan tradisi yang ada misalnya membuat hidangan khas atau menghias rumah. Selain tradisi, mereka juga mesti menghindari sejumlah pantangan saat Imlek.

Masyarakat Tionghoa percaya hari pertama di Tahun Baru merupakan awal mulanya nasib dan keberuntungan sepanjang tahun. Karena hal itulah banyak larangan dan pantangan yang dibuat supaya mereka terhindar dari kesialan di tahun itu.

Berikut beberapa pantangan dan larangan yang perlu dihindari warga Tionghoa saat Imlek.

Nggak Boleh Nangis

Hasil gambar untuk nangis

Warga Tionghoa dilarang menangis saat Imlek. (Swaragamafm)

Menangis pada awal tahun dipercaya akan mendatangkan kesedihan sepanjang tahun. Hal inilah yang harus dihindari warga Tionghoa seperti ditulis Cnnindonesia.com (16/2/2018)

Nggak Boleh Bersih-Bersih Rumah

Hasil gambar untuk keluarga yang sedang membersihkan rumah

Saat Imlek, warga Tiongoa dilarang membersihkan rumah. (Sindonews)

Kegiatan menyapu atau mengepel dipercaya dapat “membuang keluar” keberuntungan dan kesejahteraan. Bahkan, semua alat pembersih rumah pun harus disembunyikan sebelum malam Tahun Baru karena keberadaan alat pembersih rumah dianggap bisa mengurangi keberuntungan seseorang.

Nggak Boleh Keramas dan Mencuci Baju

Gambar terkait

Keramas adalah salah satu pantangan saat Imlek. (Okezone)

Pantangan keramas dan mencuci baju berlangsung di hari pertama dan kedua Tahun Baru. Ini karena dua hari tersebut merupakan perayaan ulang tahun Shuishen atau Dewa Air. Sementara itu, rambut nggak boleh dicuci pada hari pertama tahun Imlek karena diasosiasikan dengan “mencuci” keberuntungan dan kemakmuran.

Nggak Boleh Makan Bubur

Makan bubur tidak diperbolehkan saat Imlek. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Bubur digambarkan dengan makanan orang miskin sehingga memakannya dipercaya bisa membawa pengaruh buruk pada keuangan.

Nggak Boleh Minjam Uang

Hasil gambar untuk ilustrasi meminjam uang

Saat Imlek tidak dibenarkan meminjam uang. (Republika)

Menurut kepercayaan, meminjam dan meminjamkan uang kepada orang lain dikaitkan dengan kehilangan harta atau direbutnya harta dan rezeki dari seseorang.

Nggak Boleh Memberi Hadiah Payung, Jam, Cermin ataupun Sepatu

Gambar terkait

Saat Imlek, sebaiknya tidak memberikan kado berupa payung, jam, cermin, maupun sepatu. (Shutterstock)

Dalam bahasa Mandarin, istilah “memberi jam” memiliki pengucapan yang serupa dengan “melayat.” Sementara itu cermin dipercaya memiliki kekuatan menarik roh-roh jahat, dan sepatu memiliki konotasi negatif. Payung sendiri diasosiasikan dengan perpisahan.

Nggak Boleh Mengenakan Baju Warna Hitam dan Putih

Gambar terkait

Baju warna hitam identik dengan orang berduka. (Cellcode)

Hitam dan putih adalah dua warna yang identik dengan kegiatan melayat dan perasaan berduka. Oleh karena itu, warga Tionghoa menghindarinya. Sementara warna merah  dipercaya membawa keberuntungan.

Nah, di daerahmu ada pantangan tertentu nggak sih saat Imlek? (IB24/E04)