Berita Viral Video Penganiayaan Lelaki Tua di Desa Sukolilo, Warga Menjawab!

Berita Viral Video Penganiayaan Lelaki Tua di Desa Sukolilo, Warga Menjawab!
Unggahan Facebook yang memicu kehebohan warganet di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. (Facebook/alifah.nisa.370)

Media sosial sempat dihebohkan dengan berita viral video yang diduga bentuk penganiayaan seorang lelaki paruh baya di Desa Sukolilo, Kabupaten Pati. Namun, apa yang terjadi sebenarnya?

Inibaru.id – Facebook sebagai salah satu media sosial populer di kalangan masyarakat memang menjadi pusat informasi yang cepat dalam menyebarkan berita. Namun, ibarat mata pisau, sisi lain dari platform bikinan Mark Zuckerberg itu adalah akurasi. Salah satunya berita viral penganiayaan seorang lelaki tua di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Disebarkan kali pertama oleh Alifah Anisa pada 7 Mei 2020 sekitar pukul 12.48 WIB, video itu segera viral dan menjadi pemantik kehebohan warganet. Dalam video, tampak dua lelaki dewasa yang seolah-olah tengah menganiaya seorang lelaki paruh baya di sebuah area musala.

Narasi yang dibubuhkan dalam takarir (caption) Alifah Anisa nggak menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, sehingga masyarakat langsung bereaksi keras dan mengecam tindakan dua orang dalam video yang belakangan diketahui bernama Jarot dan Senen.

Dikonfirmasi pada Jumat (8/5/2020), warga setempat menampiknya. Huda, warga Desa Sukolilo kepada Inibaru.id mengatakan, nggak ada unsur penganiayaan. Lelaki paruh baya yang bernama Slamet itu memang memiliki gangguan jiwa.

“Dua orang yang ada di dalam video itu cuma minta supaya Pak Slamet membersihkan diri karena kondisinya memang berak di celana, terang Huda. "Itu kan musala, takutnya najis. Yo, kesannya kasar dan kurang sopan, tapi itu nggak ada motif penganiayaan sama sekali.”

Membuat unggahan tanpa menyertakan takarir yang tepat tentu bukanlah tindakan yang tepat, termasuk kasus berita viral penganiayaan lelaki tua di Desa Sukolilo tersebut. Semoga kejadian ini bikin warganet lebih bijak ber-medsos ya. Termasuk kamu juga! Ha-ha. (Sitha Afril/E03)