Berikut Klarifikasi Keluarga Perempuan Yang Marah-Marah di Masjid Sambil Bawa Anjing

Video seorang wanita yang berdebat di masjid sambil membawa anjing menjadi perbincangan warganet. Banyak komentar liar dan pengguna twitter yang bertebaran. Menanggapi hal ini, keluarga wanita tersebut memberikan klarifikasi.  Gimana cerita selengkapnya?

Berikut Klarifikasi Keluarga Perempuan Yang Marah-Marah di Masjid Sambil Bawa Anjing
Cuplikan foto wanita yang sedang berdebat dengan pengelola masjid. (Liputan6.com)

Inibaru.id - Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita berbaju putih sambil membawa anjing ke dalam masjid sedang berdebat dengan pengelola masjid viral di jagad maya. Video yang diunggah oleh akun @oppositenewsID di twitter tersebut ramai diperbincangkan oleh warganet dan saat ini sudah ditonton sekitar 271 ribu kali.

Berbagai tanggapan liar warganet mewarnai twitter dan media lainnya sejak tadi malam. Nggak sedikit yang menghujat wanita tersebut. Menanggapi hal tersebut, keluarga wanita dengan inisial SM memberikan klarifikasi dan meminta maaf melalui akun instagram christian_joshuapale.

Klarifikasi keluarga SM. (instagram.com)

“Kami minta maaf kepada semua orang dan pihak yang tersakiti jasmani maupun rohani oleh salah seorang keluarga kami. Tidak ada maksud sedikitpun untuk menyakiti teman-teman sekalian. Beliau bertingkah seprti iti karena beliau mempunyai penyakit jiwa yakni schizophrenia paranoia, di mana penyakit tersebut membuat beliau merasa selalu diikuti dan dijahati oleh pihak tertentu yang bahkan beliau tidak bisa jelaskan,” tulis akun cristian_joshuapale pada Minggu (30/6) malam.

Dalam video yang beredar, perempuan berbaju putih tersebut berteriak-teriak dan berusaha mencari suaminya. Sambil meletakkan anjingnya di lantai masjid, wanita tersebut menyebut dirinya Katolik setelah ditanya oleh pengelola masjid. Sontak pengelola mendorong si wanita. “Katolik? Kalau katholik sana! (Ini) masjid! Masjid!” kata pria berbaju oranye. “Suami gue kenapa dikawinin di sini” kata wanita sambil berteriak.

Mengetahui hal tersebut, polres Bogor langsung turun tangan dan memboyong wanita tersebut untuk dimintai keterangan. “Iya benar, saat ini dia (SM) dibawa ke polres untuk dimintai keterangan,” kata Kepala Polsek Babakan Madang Komisaris Polisi Wawan Wahyudin pada Kompas, Minggu (30/6). Dari hasil pemeriksaan awal, Wawan menyebutkan, perempuan tersebut menderita depresi hingga marah-marah kepada suaminya.

Diketahui, lokasi kejadian tersebut adalah masjid al Munawaroh Sentul City. Beberapa komentar muncul menyebutkan, ini adalah ujian toleransi beragama. “Sebagai sesama Katolik, kami malu dan memohon maaf atas kebodohan ini,” tulis akun twitter @KatholikG. Wah daripada buru-buru memberikan komentar negatif, lebih baik cek dulu fakta-faktanya ya, Millens! (IB27)