Berhati-hatilah buat yang Umrah via First Travel, Ada Info Penting!

Berharap bisa umrah dengan biaya murah, tapi ujung-ujungnya malah terancam gagal terbang. Bagaimana jadinya jika Anda yang langsung mengalaminya?

Berhati-hatilah buat yang Umrah via First Travel, Ada Info Penting!
Umrah (Foto: google)

Inibaru.id - Janji tinggallah janji. Berharap bisa berangkat umrah dengan biaya murah, sejumlah calon jemaah yang akan berangkat menggunakan jasa First Travel malah terancam gagal berangkat. Tak cuma itu, biaya yang sudah disetorkan pun bisa jadi tak kembali. Duh!

Agen perjalanan PT First Anugrah Karya Wisata atau yang lebih dikenal dengan nama First Travel sudah sejak seminggu lalu menutup program promo umroh Rp 14,3 juta sebagaimana diputuskan Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) melalui Tim Satgas Waspada Investasi. Presiden Direkturnya, Andika Surachman, bahkan digugat telah digugat ke jemaah ke Pengadilan Negeri Depok.

Kasus First Travel ini pun kini memasuki babak baru. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, Petugas pengadilan Negeri Depok, Suherman, mengatakan, dia mengantarkan surat panggilan untuk Andika Surachman.

"Iya, dilaporkan jemaah, untuk lebih jelasnya di pengadilan di sana ada informasi digugat oleh berapa orang, nomor perkaranya 46," kata Surachman saat ditemui di Kantor First Travel, Jumat (28/7/2017).

Sidang pun diagendakan pada 16 Agustus 2017 mendatang.

"Lebih lanjutnya ke humas pengadilan negeri Depok saja ya, saya hanya bertugas memberitahu akan ada sidang," ujar dia.

Pokok permasalahan yang membuat kasus ini berlarut-larut hingga sedemikian panjang adalah ketika OJK melalui Satgas Waspada Investasi mencurigai 11 entitas yang melakukan praktik penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tak berizin.

Termasuk di antara entitas itu adalah First Travel. OJK kemudian menghentikan kegiatan ke-11 entitas tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Tobing, mengatakan, OJK menghentikan kegiatan penghimpunan dana untuk paket promo umrah First Travel.

“Dalam promo ini paket umrah dipatok dengan harga Rp 14,3 juta, padahal dari Kementerian Agama biaya umrah mencapai Rp 21-22 juta,” terangnya.

Uang “Investasi”

Jemaah yang gerah dengan kepastian uang “investasi” yang telah disetorkan ke First Travel pun mendatangi Kantor Pusat First Travel yang beralamatkan di Cimanggis, Depok, pada Jumat (28/7).

Dilansir dari Kompas.com, para jemaah umrah itu bahkan meminta pemerintah, yakni Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan menyelesaikan kasus ini. 

"Tolong Pak Jokowi turun tangan. Saya harap pemerintah, Kementerian Agama, dan pihak berwenang lainnya untuk segera cekal pemilik First Travel dan masukkan pemilik travel ke dalam daftar cekal," ujar seorang jemaah bernama Siti.

Menurut penuturan Siti, First Travel telah memiliki 35.000 jemaah umrah. Dari jumlah sebanyak 25.000 jemaah belum diberangkatkan, sisanya 10.000 jemaah akan dilakukan pengembalian uang.  Akan tetapi, jelas dia, dari 25.000 jemaah hanya 35 jemaah yang akan diberangkatkan. 

“Skema pengembalian uang jemaah juga belum jelas,” kata dia sembari menunggu klarifikasi dari pihak First Travel mengenai pengembalian uang jemaah. Walaaah! (IP/IB)

 

#umrah #penipuan #FirstTravel