Pengin Jantungmu Sehat? Yuk Bergerak!

Disadari atau tidak, generasi millenials cenderung sedikit bergerak karena mobilitasnya dimudahkan dengan teknologi yang semakin canggih. Padahal, kebiasaan itu nggak baik untuk kesehatan jantung mereka.

Pengin Jantungmu Sehat? Yuk Bergerak!
Yuk, bergerak! (Yourosteobrisbane.com.au)

Inibaru.id – Berkat teknologi yang canggih, semua pekerjaan manusia terasa mudah. Pengin beli makan tapi nggak ada motor, ya sudah pakai layanan jasa antar makanan saja. Mau beli tiket kereta api, ya tinggal pesan lewat internet lalu bayarnya ditransfer. Simpel!

Namun, disadari atau nggak, hal ini membuat sebagian orang terutama generasi millenials malas bergerak. Padahal, kecenderungan itu nggak baik untuk kesehatan jantung mereka.

Berdasarkan riset Kementerian Kesehatan pada 2013 lalu, sebanyak 39 persen penderita jantung di Indonesia berusia 44 tahun ke bawah. Sejumlah 22 persen di antaranya berumur 15-35 tahun.

Hal ini ditegaskan kembali seorang ahli jantung di Mayo Clinic, Minnesota, Amerika Serikat Regis Fernandes. Regis mengatakan, anak muda sekarang malas bergerak. Mereka lebihsuka bermain komputer ketimbang olahraga.

“Mereka sangat memahami komputer, tetapi mereka jadi kurang berolahraga. Dampak nyatanya adalah obesitas meningkat, ” ujar Dr. Regis seperti ditulis Halallifestyle.id, Senin (2/4/2018).  

Nah, untuk menyikapi hal itu, ada baiknya kamu mulai menerapkan perilaku hidup sehat. Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, setidaknya kamu meluangkan waktu 30 menit per hari untuk berolahraga.

Kalau berolahraga masih susah dilakukan, cobalah praktikkan kegiatan-kegiatan sederhana yang bisa menjaga jantung. Hal ini seperti yang dilakukan Maysaroh Nur Istikomah.

“Jika di kampus ada tangga dan lift, saya memilih tangga untuk berjalan. Dengan menggunakan tangga, kita sudah bergerak. Terus kalau sedang melakukan pekerjaan di dalam ruangan, minimal lakukan peregangan setelah bekerja selama 2 jam,” tutur alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang ini.

Maysaroh menambahkan, kebiasaan-kebiasaan kecil seperti berjalan kaki ke tempat yang dekat juga penting.

“Membiasakan jalan kaki ke tempat-tempat terdekat misal ke warung, toko terdekat atau ke kampus juga bisa dilakukan, yang penting mau bergerak untuk menjaga kesehatan jantung,” imbuh Maysaroh.

So, bagaimanapun, bergerak itu penting ya, Millens. Mulai saja dulu dari aktivitas-aktivitas sederhana tapi kontinu. Gimana, sudah siap bergerak? (Muhammad Adiatma/E04)