Berbagai Klaim Menghebohkan Pimpinan Sunda Empire Sebelum Akhirnya Diciduk Polisi

Berbagai Klaim Menghebohkan Pimpinan Sunda Empire Sebelum Akhirnya Diciduk Polisi
Kaisar dan Perdana Menteri Sunda Empire setelah ditangkap polisi. (Twitter.com/tempo_english)

Pimpinan Sunda Empire akhirnya ditangkap polisi. Apa saja klaim menghebohkan yang membuat mereka kemudian diduga menyebarkan berita bohong?

Inibaru.id – Setelah memicu kehebohan masyarakat dalam beberapa minggu terakhir, pimpinan Sunda Empire, Rangga Sasana, ditangkap tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat pada Selasa (28/1/20) di kawasan Tambun, Bekasi.

Tempo, Rabu (29/1) menulis, Rangga ditetapkan sebagai tersangka karena menyebarkan berita bohong, khususnya tentang berbagai klaim Sunda Empire.

“Penyidik sudah dalami semua (narasi Sunda Empire) dan tidak benar semua,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Hendra Suhartiyono.

Pimpinan Sunda Empire akhirnya ditangkap karena dikhawatirkan bakal menyebabkan keonaran sekaligus mencemarkan nama masyarakat Sunda.

Sebagai informasi, Sunda Empire sudah aktif sejak 2017. Hingga saat ini, setidaknya ada 1.000 orang yang menjadi simpatisan dari perkumpulan ini yang tersebar dari Jawa Barat hingga Aceh.

Berikut adalah beberapa fakta menghebohkan tentang Sunda Empire.

Mampu Mengendalikan Nuklir di Seluruh Dunia

Rangga Sasana menyebut Sunda Empire mampu mengendalikan senjata nuklir di seluruh dunia. Kemampuan ini digunakan demi menjaga tatanan dan keselamatan bumi dan manusia. Dia juga mengaku sebagai pihak yang bisa menghentikan persenjataan nuklir.

“Satu contoh yang tadi saya bilang, yang bisa hentikan nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire dan saya akan umumkan itu, segera. Dan segera dalam waktu dekat ini akan diumumkan sebuah sistem, yaitu empire system dan Jack Ma dan Bill Gates ada di sana,” klaim Rangga dalam sebuah cara pada Minggu (19/1).

Sunda Empire Adalah Kekaisaran Matahari dan Bumi

Nggak hanya mengklaim dapat menghentikan nuklir, Rangga menyebut Sunda Empire sebagai Kekaisaran Matahari dan Bumi. Wilayah kekuasaannya dibagi menjadi enam wilayah dan mencakup 54 negara, termasuk Tiongkok, Australia, dan Rusia.

Sejak Perang Dunia II berakhir, Sunda Empire menyebut nggak ada negara atau pemerintahan yang berdiri tanpa seizinnya.

“Karena Sunda Empire setelah Perang Dunia II tidak ada negara atau pemerintahan yang didirikan tanpa seizin Sunda Empire,” tegas Rangga.

Sunda Empire Adalah Pewaris Harta Benda di Bumi

Rangga juga menyebut Sunda Empire sebagai penerus Dinasti Padjajaran Siliwangi. Dia juga mengklaim kekaisaran ini sebagai pewaris harta benda di bumi. Menariknya, Rangga menyebut kepemimpinan Paus Paulus di Vatikan akan berakhir pada 15 Agustus 2020 mendatang dan akan segera digantikan di Bandung. Dia juga menyebut PBB akan diambil alih Sunda Empire pada 2024 mendatang.

Punya Kaisar Perempuan

Rangga Sasana mengaku mendapatkan pangkat Letnan Jenderal Imperial Force The Pentagon dengan gelar Ki Ageng Rangga Sasana. Dia menyebut ada dua orang yang menjadi atasannya, yakni Perdana Menteri bernama Nasri Bank dan Kaisar bernama Ratna Ningrum.

Petinggi Sunda Empire Ditangkap Polisi

Selain Rangga yang ditangkap pada Selasa (28/1), Nasri Bank yang merupakan Perdana Menteri dan Ratna Ningrum, sang Kaisar Sunda Empire juga sudah ditangkap aparat kepolisian. Ketiganya dijerat dengan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1926 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Kira-kira drama kerajaan apa lagi yang bakal muncul setelah ini ya, Millens? (IB09/E06)

Baca juga: Mengulik Senang-Susah Tinggal Seatap dengan 70 Keluarga