Berbagai Istilah Seputar Corona yang Harus Kamu Pahami

Berbagai Istilah Seputar Corona yang Harus Kamu Pahami
Ilustrasi COVID-19. (Shutterstock)

Saat ini kata-kata seperti lockdown, social distancing, hingga suspected corona tengah menjadi tren di kalangan masyarakat akibat corona. Sebenarnya apa ya arti dari istilah-istilah ini?

Inibaru.id – Akhir-akhir ini, berbagai istilah yang asing di telinga kerap muncul di masyarakat terkait dengan merebaknya virus corona (COVID-19). Nggak jarang beberapa istilah asing membuatmu bertanya-tanya apa artinya.

Berikut ini beberapa daftar istilah yang populer semenjak virus corona menjadi wabah global.

Lockdown

Beberapa negara terapkan lockdown. (AP Photo/Joan Mateu)<br>
Beberapa negara terapkan lockdown. (AP Photo/Joan Mateu)

Dalam bahasa Inggris, arti dari lockdown adalah terkunci. Dalam situasi saat ini, lockdown berarti mengunci seluruh akses masuk dan keluar dari suatu negara. Ini berakibat pada berhentinya berbagai aktivitas di ruang publik seperti sekolah, transportasi umum, kantor, hingga pabrik. Hal ini bertujuan untuk mencegah persebaran virus.

Social Distancing

Mengisolasi diri untuk sementara waktu. (AP Photo/Vincent Thian)<br>
Mengisolasi diri untuk sementara waktu. (AP Photo/Vincent Thian)

Istilah social distancing dekat dengan makna isolasi dan karantina. Pemerhati Bahasa Indonesia Ivan Lanin menjelaskan, keduanya memililiki tujuan mengendalikan penyebaran penyakit dengan cara memberi batas perpindahan orang. Meski begitu, dua kata ini beda arti. Bedaya, isolasi mencegah berpindahnya penyakit dari orang sakit. Sementara karantina mencegah perpindahan penyakit ke orang sehat. Social distancing membuatmu harus membatasi aktivias yang melibatkan banyak orang, Millens!

Work From Home (WFH)

Bekerja di rumah. (Shutterstock/fizkes)<br>
Bekerja di rumah. (Shutterstock/fizkes)

Istilah WFH alias bekerja di rumah menjadi populer setelah merebaknya virus corona. Situasi ini membuatmu nggak perlu bekerja di luar rumah guna meminimalisasi risiko tertular virus. Meski begitu, kewajiban kerja masih tetap jalan dengan penerapan kebijakan lain seperti bekerja secara daring.

Epidemi dan Pandemi

Mencegah agar nggak tertular. (Detik)<br>
Mencegah agar nggak tertular. (Detik)

Epidemi merujuk pada penyebaran penyakit yang terjadi di suatu wilayah secara cepat, jumlah penderita banyak, dan nggak normal. Sedangkan pandemi berarti bahwa penyakit tersebut sudah  menyebar ke seluruh dunia (global). Kini WHO telah menetapkan corona sebagai pandemi setelah menyebar hampir ke seluruh dunia.

PDP, ODP, dan Suspected Corona

Penderita corona dengan para rawat medis. (ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/tm)
Penderita corona dengan para rawat medis. (ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/tm)

menurut pedoman COVID-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, isitlah PDP, ODP, dan suspected corona digunakan untuk membedakan status penderita. ODP (Orang dalam Pantauan) merupakan seseorang dengan demam di atas 38 derajat celcius, mengalami gejala gangguan sistem pernafasan, dan punya riwayat melakukan perjalanan pada wilayah yang terjangkit corona.

PDP (Pasien dalam Pengawasan) yang mempunyai ciri mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), demam di atas 38 derajat Celcius, menderita gejala klinis seperti sesak nafas hingga indeksi paru-paru ringan, dan punya riwayat bersinggungan dengan pasisen covid-19 baik di dalam atau luar negeri. Sedangkan untuk istilah suspected corona merujuk pada mereka yang positif terserang corona dan masuk dalam golongan PDP.

Gimana, Millens? Sudah nggak asing kan dengan istilah-istilah tersebut? (Tem/MG26/E06)