Benarkah Paus Fransiskus Ingin Hubungan Sesama Jenis Dilegalkan?

Benarkah Paus Fransiskus Ingin Hubungan Sesama Jenis Dilegalkan?
Paus Fransiskus dikabarkan meminta hubungan sesama jenis dilegalkan. (Flickr/ Long Thiên)

Film dokumenter berjudul Fransesco yang menceritakan kehidupan Paus Fransiskus menggambarkan pemimpin tertinggi Katolik ini ingin hubungan sesama jenis dilegalkan oleh negara. Seperti apa tanggapan Vatikan pada klaim ini?

Inibaru.id – Sebuah film dokumenter berjudul Fransesco baru-baru ini menggemparkan banyak orang. Film yang baru tayang pada Rabu (21/10/2020) di Festival Film Roma, Italia ini menceritakan tentang kehidupan Paus Fransiskus. Tapi, salah satu bagian dalam film ini cukup kontroversial karena mengungkap pandangan sang Paus tentang hubungan sesama jenis.

Berbeda dengan kebanyakan tokoh agama yang cenderung menentang hubungan sesama jenis alias homoseksual, Paus Fransiskus dalam film dokumenter ini digambarkan sebagai tokoh yang lebih terbuka akan pandangan tersebut. Bahkan, disebutkan bahwa Paus ingin negara menyediakan undang-undang yang melegalkan hubungan antar sesama jenis.

“Homoseksual memiliki hak untuk menjadi bagian dari keluarga. Mereka juga anak-anak Tuhan dan memiliki hak untuk memiliki keluarga. Tidak seorang pun boleh disingkirkan atau menderita karena hal ini,” kata Paus Fransiskus dalam sebuah penggalan video di dalam film.

Saat ditanya apakah pendapatnya akan memicu kontroversi bagi orang-orang Katolik, Paus justru menekankan bahwa yang dia inginkan hanyalah negara mengesahkan hubungan pasangan sesama jenis atau Civil Union.

Vatikan secara tegas membantah Paus Fransiskus mengeluarkan pernyataan ingin melegalkan hubungan sesama jenis. (Flickr/Koreanet)
Vatikan secara tegas membantah Paus Fransiskus mengeluarkan pernyataan ingin melegalkan hubungan sesama jenis. (Flickr/Koreanet)

FYI, Millens, Civil Union atau ikatan sipil bisa dijelaskan sebagai ikatan sah pasangan di sejumlah negara seperti di Eropa atau Amerika Selatan. Pasangan ini bisa heteroseksual ataupun homoseksual. Meski begitu, tingkatan aturan ini berbeda dan dianggap masih di bawah pernikahan.

Ternyata, pandangan Paus tentang hubungan sesama mengalami perubahan. Pada 2010, saat dia masih memakai nama asli Jorge Bergoglio dan menjabat Uskup Agung Buenos Aires, Argentina, Paus menentang pernikahan sesama jenis.

Banyak ahli yang menduga kini Paus memilih untuk berkompromi agar negara nggak sampai benar-benar melegalkan “pernikahan sesama jenis” sehingga civil union dianggap sebagai solusi. Hal inilah yang diungkap Sergio Rubin, penulis buku berjudul On Heaven and Earth.

Hanya, baru-baru ini kantor pers Vatikan membantah hal ini. Mereka menyebut Paus nggak pernah mengeluarkan pernyataan mendukung ikatan sipil bagi pasangan homoseksual. Vatikan juga memastikan bahwa mereka tegas menganggap homoseksualitas sebagai sesuatu yang menyimpang.

Kalau menurut kamu nih, Millens, apakah perlu hubungan sesama jenis dilegalkan? (Sua/IB09/E05)