Belajar dari Kasus Nirina Zubir, Ini 3 Poin Penting Sebelum Serahkan Kuasa

Belajar dari Kasus Nirina Zubir, Ini 3 Poin Penting Sebelum Serahkan Kuasa
Kasus Nirina Zubir yang terkena mafia tanah menjadi perbincangan hangat. (Tribunnews/Olivio)

Bukan cuma rugi, perasaan pasti sangat sakit mengetahui orang yang dipercaya mengurus aset berharga justru mengkhianati. Nah, biar nggak salah tunjuk orang seperti dalam kasus Nirina Zubir, yuk simak kriteria yang perlu dipertimbangkan sebelum menunjuk seseorang sebagai kuasa. 

Inibaru.id – Kasus Nirina Zubir yang ditipu kini sedang viral dan jadi perbincangan hangat masyarakat. Bagaimana nggak, Nirina dan keluarga diberitakan menjadi korban mafia tanah oleh asisten rumah tangga (ART) sang ibu. Dalam sebuah konferensi pers, aktris itu menjelaskan bahwa sang ART sudah menggelapkan sertifikat tanah milik ibundanya. Karena kasus tersebut, Nirina mengalami kerugian hingga Rp17 miliar.  

Kalau menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Yusri Yunus, tersangka lebih dulu memalsukan tanda tangan ibu Nirina Zubir. Ini dilakukan untuk bisa menerbitkan akta kuasa menjual untuk kemudian membalik nama sertifikat. Nggak tanggung-tanggung, ada enam sertifikat yang diembat sang mantan ART.

“Awalnya dipercaya oleh almarhumah (ibunda Nirina) untuk mengurus pembayaran PBB, dikasih surat kuasa oleh almarhumah, tetapi berkembang," ujar Brigjen Yusri Yunus, Kamis (18/11/2021).

Nah, biar kejadian ini nggak menimpamu, kamu harus selektif memilih orang yang bakal mengurus hal-hal yang menyangkut asetmu. Selain itu, pastikan juga orang tersebut dapat bertanggungjawab. dua hal ini penting mengingat seseorang yang punya hak kuasa dapat menjual aset tersebut. 

Terus, siapa dong yang bisa diberi surat kuasa? Kamu bisa mempercayakannya pada pengacara, akuntan, dan lain-lain. Tapi, boleh kok kalau kamu mau menunjuk keluarga sendiri seperti pasangan, anak yang sudah dewasa, dan anggota keluarga lainnya.

Jika kamu mau menunjuk orang-orang di atas, pastikan mereka memenuhi kriteria berikut ini ya.

Dapat Dipercaya

Pilih dengan cermat orang yang bakal kamu beri kuasa. (Pixabay/Robin Higgins via Pikiran Rakyat)
Pilih dengan cermat orang yang bakal kamu beri kuasa. (Pixabay/Robin Higgins via Pikiran Rakyat)

Hal utama dan terpenting sebelum memberikan hak kuasa adalah kepercayaan. Bukan cuma soal kejujurannya, kamu juga harus yakin orang tersebut mampu dan bisa diandalkan untuk mengurus asetmu.

Pandai mengatasi masalah

Kamu juga harus yakin bahwa orang tersebut mempunyai kemampuan untuk mengatasi pelbagai masalah. Dalam hal ini, menyangkut keuangan. Lihat dulu bagaimana dia mengatur keuangan pribadinya dtau bisnisnya.

Pilih beberapa orang sekaligus

Poin terakhir, kamu juga dapat memberikan hak kuasa kepada beberapa orang sekaligus. Masing-masing dari mereka, bisa kamu berikan wewenang secara terpisah atau bertindak bersama. Namun, pastikan mereka nggak bakal cekcok satu sama lain karena porsi yang berbeda ini.

Itu dia beberapa pertimbangan sebelum kamu memberikan kuasa kepada orang lain untuk mengurus aset berhargamu ya, Millens. (Kom/IB21/E07)