Beginilah Keterangan Korban Selamat Dalam Peristiwa Kora-Kora Ambruk di Pekalongan

Beginilah Keterangan Korban Selamat Dalam Peristiwa Kora-Kora Ambruk di Pekalongan
Wahana Kora-kora roboh pada waktu belum saatnya dibuka. (Kumparan)

Menurut Kapolsek Bojong Suhadi, operator sebetulnya sudah memeringatkan pengunjung agar jangan naik di bagian belakang Kora-kora, namun hal itu nggak diindahkan. Lalu bagaimana kronologi selengkapnya?

Inibaru.id - Bukannya memberi hiburan bagi masyarakat, sebuah kejadian nahas justru menimpa para penumpang wahana kora-kora di sebuah pasar malam di Desa Jajarwayang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa (23/7/2019).

Permainan berupa miniatur kapal yang digerakkan maju mundur laiknya perahu yang terombang-ambing di tengah gelombang ganas itu dikabarkan ambruk. Wahana yang sejatinya baru dibuka hari ini (24/7) itu memakan empat korban: tiga luka-luka dan satu orang meninggal.

Seperti ditulis Tribunnews, Rabu (24/7), Kapolsek Bojong, Suhadi, mengungkapkan, ihwal kecelakaan terjadi pada pukul 21.30 WIB. Sebelum kejadian, terang Suhadi, operator sebetulnya tengah memberi peringatan pada penumpang agar tidak duduk pada bagian belakang kora-kora, tapi tak diacuhkan.

"Pada saat diberitahu, korban tidak mengindahkan karena kerasnya suara musik yang berada di wahana tersebut," ujarnya.

Namun, Suhadi juga mengaku mendapat keterangan dari warga kalau wahana tersebut sudah menunjukan tanda-tanda nggak stabil. Namun, sang operator tetap melanjutkan permainan tersebut.

"Saat permainan tersebut jalan, bagian ekor mainan kora-kora patah sehingga korban dan 3 rekannya yang menaikinya jatuh, menyebabkan 1 korban meninggal dunia dan 3 korban mengalami luka ringan dan luka berat," kata dia.

Semua korban, lanjutnya, telah dibawa ke RSI Pekajangan. Sementara, untuk pihak operator dimintai keterangan di Polres Pekalongan.

Evan Khafis (19), salah seorang penumpang kora-kora, mengaku tak mengingat persis kejadian tersebut. Dia mengaku, tiba-tiba saja dirinya sudah berada di rumah sakit.

"Tadi saya naik kora-kora bersama empat teman saya. Pada saat wahana mau jalan, pintu kora-kora terlihat mau lepas. Saat terjatuh saya tidak ingat, waktu sadar sudah di rumah sakit," kata Evan.

Evan mengatakan pasar malam memang baru buka malam hari ini. Tapi dirinya ingin naik bersama teman-teman.

"Karena baru buka, ingin bermain bersama teman-teman naik kora-kora. Tiketnya Rp 10 ribu," jelasnya.

Keselamatan memang harusnya menjadi hal paling mendasar untuk permainan semacam ini. Semoga ini bisa jadi pelajaran buat semua orang agar lebih hati-hati. Untuk pemilik wahana, semoga ini menjadi catatan agar lebih memperhatikan keselamatan penumpangnya, ya! (IB28/E03)