Begini Tips Membeli Sepeda Motor Bekas dari Pedagang Motor

Begini Tips Membeli Sepeda Motor Bekas dari Pedagang Motor
Sebelum membeli sepeda motor bekas, kamu harus memperhatikan hal-hal ini. (Inibaru.id/Triawanda Tri Aditya)

Banyak orang memilih sepeda motor bekas karena harga yang lebih murah. Nah, biar kamu nggak membeli sepeda motor yang kurang bagus, sebaiknya mengecek bagian-bagian ini dulu, Millens.

Inibaru.id – Membeli sepeda motor bekas jadi pilihan yang diambil banyak orang. Alasannya beragam. Ada yang nggak punya uang cukup banyak untuk membeli sepeda motor baru. Ada juga yang merasa membeli sepeda motor bekas nggak bakal bikin ribet layaknya mengurus sepeda motor baru. Masalahnya, membeli sepeda motor bekas itu gampang-gampang susah, Millens.

Bisa jadi, sepeda motor bekas nggak dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya, jarang diservis, atau pernah mengalami kecelakaan dengan kerusakan yang cukup berat. Meski sudah diperbaiki, bisa jadi kondisi sepeda motor nggak seprima biasanya.

Nah, kalau menurut staf dari RnD Motorsport Aditya Susanto, pembeli sepeda motor harus memperhatikan sejumlah hal sebelum memutuskan untuk membelinya. Yang pertama harus dicek adalah bagian mesin. Kalau sampai ada masalah di bagian ini, sepeda motor bisa jadi akan sering masuk ke bengkel, Millens.

Cek Bagian Mesin

Yang dicek pertama adalah mesin nggak punya bekas rembesan oli. Selain itu, suara mesin juga masih normal dan nggak kasar. Nah, kalau bisa, kamu juga sebaiknya mengecek bagian odometer. Jika jarak tempuh sepeda motor ini nggak terlalu jauh, bisa jadi kamu pertimbangkan juga untuk dipilih.

Soal jarak tempuh sepeda motor ini, Aditya punya trik tersendiri. Coba kamu perhitungkan kira-kira seberapa banyak kilometer jarak yang ditempuh sepeda motor dalam setahun. Kalau kurang dari lima ribu per tahun, jauh lebih direkomendasikan. Meski begitu, terkadang sepeda motor dengan jarak tempuh kurang dari 10 ribu km per tahun juga berada dalam kondisi baik karena rutin diservis.

Sepeda motor bekas bisa dicek apakah sepeda motor rajin diservis atau tidak. (Inibaru.id/Triawanda Tri Aditya)
Sepeda motor bekas bisa dicek apakah sepeda motor rajin diservis atau tidak. (Inibaru.id/Triawanda Tri Aditya)

Cek juga baut-bautnya, Millens. Pastikan susah dibuka dan nggak ada bekas coak untuk memastikan mesin atau bagian lainnya nggak “dioprek” oleh pengguna sebelumnya.

Cek Bagian Ban, Rem Cakram, dan Tuas Rem

Hal lain yang perlu kamu cek dari sepeda motor bekas adalah bagian ban dan rem cakram. Kalau usia sepeda motor masih muda, sebagai contoh, kurang dari satu tahun, namun bannya sudah terlihat botak, maka bisa dipastikan sepeda motor ini sering dipakai jarak jauh.

Bagian rem cakram juga bisa menunjukkan karakter pengguna sepeda motor bekas sebelumnya. Rem cakram masih tebal atau sudah menipis, masih mulus atau sudah ada baretan, bisa menunjukkan apakah penggunanya sering ngebut atau mengerem mendadak atau tidak.

Menariknya, untuk mengetahui apakah sepeda motor pernah mengalami kecelakaan parah atau tidak, tinggal dicek bagian tuas rem, footstep (bagian penyangga kaki pembonceng), dan standar samping. Kalau ada kerusakan yang terlihat parah atau bekas diluruskan kembali yang nggak sempurna, bisa dipastikan sepeda motor pernah jatuh dengan cukup parah.

Nggak lupa, cek juga kelengkapan surat-suratnya, ya Millens? Yang ini nggak boleh lupa kalau mau membeli sepeda motor bekas. (Det/IB09/E05)