Begini Tanggapan Unesa Terkait Senior Membentak Mahasiswa Baru Saat Ospek Daring

Begini Tanggapan Unesa Terkait Senior Membentak Mahasiswa Baru Saat Ospek Daring
Senior yang membentak mahasiswa junior di ospek Unesa. (Twitter/upil_jaran67)

Video yang memperlihatkan senior membentak mahasiswa junior di Ospek daring Unesa viral di media sosial. Seperti apa ya tanggapan kampus terkait hal ini.

Inibaru.id – Di media sosial Twitter, sedang viral video yang menunjukkan mahasiswa senior Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP Unesa) yang melakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek. Ospek ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan secara daring. Sayangnya, para senior ini justru membentak-bentak juniornya.

Dalam video yang diunggah oleh akun @skipberat pada Senin (14/9/2020) pukul 21.50 WIB ini, terlihat sang mahasiswa senior membentak para mahasiswa baru akibat nggak memakai ikat pinggang. Para senior menganggap sang junior nggak membaca tata tertib yang sebelumnya telah dibuat. Meski sudah meminta maaf, sang junior tetap dibentak lagi oleh kakak tingkatnya.

Pihak Unesa pun memberikan tanggapan terkait hal ini. Mereka nggak membantah adanya video tersebut.

“Videonya sudah viral, masa kita menyangkalnya,” ucap Humas Unesa Vinda Setianingrum, Selasa (15/9).

Rektor Unesa Nurhasan menyayangkan kejadian ini. Dia juga mengakui kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan ospek. Nurhasan juga berterima kasih terhadap kritik atas kejadian ini dan berjanji akan melakukan evaluasi.

Kampus Unesa. (Twitter/SubrotoTjipto)
Kampus Unesa. (Twitter/SubrotoTjipto)

Dikecam Warganet

Warganet mengecam masih adanya tindakan perploncoan saat ospek daring Unesa. Mereka menyebut aksi para senior ini norak dan ketinggalan zaman. Meme yang berasal dari tangkapan layar wajah para senior yang membentak saat ospek tersebut pun bermunculan.

Selain itu, ada warganet yang menyayangkan ospek di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang masih memakai cara-cara semi-militer. Padahal, seharusnya ospek bisa memberikan informasi terkait kehidupan perkuliahan dengan benar yang bisa dijadikan pedoman para mahasiswa baru.

Sebagai contoh, akun Twitter milik @priyandabp menyarankan ospek sebagai pengenalan bagi mahasiswa baru untuk mengetahui etika menghubungi dosen atau pegawai kampus, trik untuk mengurus Kartu Rencana Studi (KRS), mengurus beasiswa atau masalah Uang Kuliah Tunggal (UKT), manajemen waktu sebagai mahasiswa, hingga terkait sesi sharing bersama alumni terkait dengan pekerjaan atau karier setelah lulus.

Sebenarnya, ospek dengan cara dibentak-bentak memang sudah kuno dan ketinggalan zaman, ya Millens. Di banyak universitas, ospek telah dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan dan edukatif. Jadi, cukup mengejutkan masih ada ospek yang dilakukan dengan cara-cara ini. (Det/IB09/E05)