Begini Komentar Luis Milla atas Taktik Bahrain

Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengaku kesal dengan taktik ulur waktu yang dilakukan Bahrain pada pertandingan pembuka PSSI Anniversary Cup 2018. Selain itu, Milla juga mengeluhkan kurangnya konsentrasi pemain Timnas Indonesia di awal laga.

Begini Komentar Luis Milla atas Taktik Bahrain
Luis Milla, pelatih Timnas Indonesia, (KanalAceh.com/Fahzian Aldevan)

Inibaru.id- Timnas Indonesia harus menelan pil pahit pada pertandingan pembuka PSSI Anniversary Cup yang diadakan di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat, (27/4/2018). Gol semata wayang yang disarangkan Mohamed Marhoon saat pertandingan baru berjalan lima menit membuat Indonesia harus mengakui kekalahan dari Bahrain dengan skor 0-1.

Kompas.com, Sabtu (28/4) menulis, pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla memahami taktik Bahrain yang kerap mengulur waktu setelah unggul. Namun, dia juga mengaku kesal dengan taktik kotor tersebut.

“Apa yang dilakukan Bahrain itu salah satu strategi lawan di sepak bola,” ucap Milla.

Beberapa pemain Bahrain tampak terjatuh dan mengeluh kesakitan meski tidak mengalami benturan keras dengan pemain Timnas pada pertandingan Jumat (27/4) malam. Hal itu lantas memancing emosi Rezaldi Hehanusa sehingga bek kiri asal Persija Jakarta ini diusir keluar lapangan di menit-menit akhir pertandingan.

Nggak hanya kesal dengan taktik mengulur waktu yang diperagakan tim lawan, Milla juga menyoroti kepemimpinan wasit yang dianggap kurang tegas.

“Wasit seharusnya bisa bertindak lebih adil agar hal seperti itu tidak terulang lagi. Kini kami harus berpikir positif dan mengambil pelajaran berharga dari pertandingan ini,” lanjutnya.

Pelatih asal Spanyol ini juga mengakui kekurangan timnya yang tidak siap di menit-menit awal pertandingan.

“Saat 10 menit pertama sepertinya kami kurang siap sehingga kebobolan. Setelah itu, permainan Timnas semakin berkembang dan bisa membuat banyak peluang. Namun, situasi sudah tidak menguntungkan karena Bahrain sudah unggul dan mereka berhasil menjalankan taktiknya,” ucapnya.

Setelah kalah dari Bahrain, Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Korea Utara pada Senin (30/4) mendatang di Stadion Pakansari, Bogor. Korea Utara merupakan salah stau tim kuat, dibuktikan dengan tampilnya tim tersebut pada Piala Dunia 2010 silam. Kendati begitu, Milla masih yakin Timnas Indonesia bisa memberikan perlawanan maksimal asal bisa  berkonsentrasi sejak awal.

“Kami harus konsentrasi sejak menit awal. Jika tidak, kami akan mendapatkan hukumannya,” tegas Milla.

Good luck untuk pertandingan Senin (30/4) nanti. Semoga Timnas Indonesia bisa mengambil peluang pada pertandingan itu. (IB09/E04)