Begini Alur Tes Kesehatan Gejala Virus Corona di RSJD dr Amino Gondohutomo Semarang

Begini Alur Tes Kesehatan Gejala Virus Corona di RSJD dr Amino Gondohutomo Semarang
Salah seorang peserta mendapatkan tes suhu tubuh dengan thremal scanner. (Inibaru.id/ Audrian F)

Kalau kamu mau tes kesehatan di RSJD dr Amino Gondohutomo di Pedurungan, nih, Inibaru kasih gambarannya. Nggak perlu panik karena di lapangan situasi berjalan secara kondusif kok.

Inibaru.id - Beberapa Rumah Sakit di Kota Semarang membuka tes kesehatan gratis apabila kamu mengalami beberapa gejala yang dekat dengan gejala virus corona. Salah satu dari sekian rumah sakit tersebut adalah RSJD dr Amino Gondohutomo. Lokasinya berada di Jalan Brigjen Sudiarto nomor 347, Pedurungan, Kota Semarang.

Menurut Instalasi Humas RSJD dr Amino Gondohutomo Ririn Dwi Hapsari saat ditemui pada Kamis (19/3), semenjak dibuka pada hari Senin (16/3), peserta terus bertambah.

“Dalam data kami pada hari Senin itu yang datang 13 orang. Hari Selasa 58, kemudian hari Rabu jadi 113 orang. Sementara yang diuji laborat ada 2,” paparnya.

Mengisi data sebelum melakukan tes screening. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Mengisi data sebelum melakukan tes screening. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dari semua pasien yang datang, kata Ririn, berakhir dengan hasil tes negatif. Begitu pula dengan peserta tes kesehatan yang sampai pada tahap uji laborat. Mereka dipulangkan karena nggak terbukti terpapar.

Lalu bagaimana alur pemeriksaan tes kesehatan terduga corona di RSJD dr Amino Gondohutomo?

Supardi selaku Peyanan Medis menjelaskan alurnya. Di posko layanan kesehatan tersebut terdapat sejumlah petugas yang masing-masing mengurus pendaftaran, screening dengan Thermal Scanner, lalu kemudian konsultasi.

Sosial distance juga diberlakukan di RSJD dr Amino Gondohutomo, jadi nggak berdesak-desakan. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Sosial distance juga diberlakukan di RSJD dr Amino Gondohutomo, jadi nggak berdesak-desakan. (Inibaru.id/ Audrian F)

“Awalnya para pengunjung yang ingin memeriksa kesehatannya diminta mengisi formulir dulu. Setelah mengisi formulir, petugas yang ada di meja pendaftaran mengimbau untuk membersihkan tangan secara tepat dengan menggunakan hand sanitizer,” jelasnya.

Setelah melewati tahap tersebut, kemudian pengunjung akan kembali menanti panggilan untuk menuju ke meja screening. Setelah dipanggil, petugas akan mengukur suhu badan dengan thermal scanner.

“Setelah mengukur suhu tubuh, petugas bertanya, apakah ada riwayat pernah bersinggungan dengan seseorang yang positif, atau pernah ke luar negeri. Kalau sakit pun yang dirasakan apa lalu kemudian dianalisis,” ujarnya.

Petugas memberi imbauan bagaimana cara membersihkan tangan yang benar dengan menggunakan hand sanitizer. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Petugas memberi imbauan bagaimana cara membersihkan tangan yang benar dengan menggunakan hand sanitizer. (Inibaru.id/ Audrian F)

Pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celsius akan direkomendasikan untuk uji laboratorium. Yang memutuskan pengunjung tersebut suspect atau nggak adalah dokter. Petugas yang memeriksa kesehatan nggak punya wewenang. Oh, iya, uji laboratorium tersebut juga bukan uji virus corona, tapi untuk mengukur leukosit atau sel darah putih.

“Memang dalam menetukan dia suspect atau nggak sebetulnya nggak semudah itu ya. Kalau pun ada yang positif, kalau nggak dirujuk di rumah sakit ya jadi pasien dalam pantauan. Tapi sejauh ini belum ada,” paparnya.

Supardi juga mengimbau kalau sekiranya ada gejala-gejala tertentu, nggak perlu panik. Kamu bisa ke puskesmas terdekat juga kok.

Jadi begitulah gambaran cek virus corona di RSJD dr Amino Gondohutomo. Kamu berniat cek juga? (Audrian F/E05)