Beda Warna Api, Beda Pula Tingkat Kepanasannya

Beda Warna Api, Beda Pula Tingkat Kepanasannya
Ada berapa jenis api berdasarkan suhunya? (Tripadvisor)

Meski api bisa sangat berguna, kamu nggak bisa lo sembarangan bermain dengan api. Nah, biar tahu seperti apa tingkat kepanasan api, kamu tinggal mengecek seperti apa warnanya. Lo, memangnya api punya beragam warna, ya?

Inibaru.id – Meski kini sudah tersedia banyak alat elektronik canggih, namun kegiatan sehari-hari kita nggak bisa dipisahkan dari keberadaan api. Sebagai contoh, untuk memasak makanan saja kita pasti masih membutuhkannya. Karena alasan inilah, api dianggap sebagai salah satu penemuan paling penting bagi kehidupan umat manusia.

Kebanyakan orang berpikir jika api hanya berwarna merah atau jingga. Padahal, sebenarnya api bisa memiliki warna yang beragam, lo. Coba deh kamu cek kompor yang ada di dapur kamu, bisa jadi apinya berbeda-beda, kan? Nah, sebelum kamu bingung, yuk cek seperti apa sih jenis warna api yang bisa kamu temui.

Api Berwarna Putih

APi putih ini berasal dari matahari. (Ayobandung)
APi putih ini berasal dari matahari. (Ayobandung)

Eh beneran, api putih itu ada, lo. Hanya, kamu mungkin jarang atau bahkan nggak bisa melihatnya di bumi. Kalau contoh paling jelas sih, api putih bisa ditemui di inti matahari. Api inilah yang dianggap paling panas dari jenis api-api lainnya.

Kalau di inti matahari, api putih ini muncul akibat reaksi fusi oleh matahari. Suhunya bisa mencapai 2.000 derajat Celcius. Nah, kalau kamu beneran penasaran dengan api, ini, coba deh datang ke pabrik-pabrik material dan sejenisnya. Kadang mereka menggunakan api sampai sepanas ini untuk keperluan produksinya.

Api Biru

Dihasilkan dari pembakaran gas. (Tanamen.com)
Dihasilkan dari pembakaran gas. (Tanamen.com)

Api jenis ini mungkin yang sering kamu temui pada kompor gas yang kamu gunakan sehari-hari. Bersuhu sekitar 1.500 derajat celcius, api biru berbahan bakar gas ini telah mengalami pembakaran yang sempurna. Nah, karena sempurna juga, penggunaan gasnya konon jadi efektif. Penggunaannya tentu untuk kebutuhan memasak ya, Millens!

Api Kuning

Berada pada bagian tengah nyala api. (Pixabay)
Berada pada bagian tengah nyala api. (Pixabay)

Bersuhu 1.200-1.500 derajat celcius, efisiensi dari pembakaran api ini berada di bawah api biru. Api ini biasanya dihasilkan oleh pembakaran minyak tanah. Biasanya, api kuning merupakan warna api yang sering ditemukan pada bagian tengah nyala api.

Api Jingga

Api ini berasal dari pembakaran kayu dan arang. (Pixabay)
Api ini berasal dari pembakaran kayu dan arang. (Pixabay)

Buatmu yang sering memasak menggunakan kayu bakar atau membakar dengan arang, api jingga ini pasti familiar! Ya, api ini punya suhu yang lebih rendah ketimbang api kuning, sekitar 1.000-1.200 derajat celcius. Suhunya sudah cukup panas kalau kamu berada di dekatnya, Millens.

Api Merah

Api merah puya suhu paling rendah. (Unsplash)
Api merah puya suhu paling rendah. (Unsplash)

Meskipun warnanya merah menantang, namun api jenis ini punya suhu yang paling rendah. Bersuhu di bawah 1.000 derajat celcius, api ini dihasilkan dari pembakaran yang kurang sempurna. Biasanya nyala merah ini berada pada bagian luar api. Kalau kamu bakar-bakar sampah, api ini bisa saja kamu lihat, deh. 

Nah itulah beberapa jenis api yang dapat dibedakan berdasarkan warna nyalanya. Meski berbeda warna nyala apinya, kamu harus tetap berhati-hati bila ada didekatnya, jangan bermain-main dengan api ya, Millens! Haha (Idn/IB27/E07)