Bau Mulut Selama Berpuasa, Nggak Banget! Berikut Tips Mengatasinya!

Bau Mulut Selama Berpuasa, Nggak Banget! Berikut Tips Mengatasinya!
Bau mulut bisa mengganggu orang lain(Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Salah satu masalah yang bisa terjadi saat berpuasa adalah bau mulut. Hal ini tentu bisa sangat mengganggu, bukan? Yuk simak beberapa cara untuk mengatasi masalah ini.

Inibaru.id – Saat berpuasa, kamu nggak bisa makan dan minum seperti biasanya. Hal ini membuat produksi air liur berkurang. Hal ini bisa memicu masalah bau mulut. Masalahnya adalah hal ini bisa sangat mengganggu dan menurunkan rasa percaya diri.

“Air liur membantu melindungi dan menjaga keasaman dan pH di mulut, sehingga bakteri nggak banyak berkembang,” jelas Simone Austin, ahli diet dari Swisse Wellness.

Meski bau mulut adalah masalah yang wajar terjadi di bulan puasa, bukan berarti kamu membiarkannya begitu saja. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar nggak lagi mengalami masalah ini. Yuk simak!

1. Bersihkan Lidah

Alat pembersih lidah (hellosehat.com)
Alat pembersih lidah (hellosehat.com)

Bukan hanya pada sela-sela gigi, bakteri penyebab masalah bau mulut juga bisa ditemukan di lidah, lo. Maka, pastikan untuk membersihkan lidahmu dengan alat khusus pembersih lidah. Alat ini bisa digunakan untuk menggosok lidah sehingga membuatnya menjadi lebih bersih. Sering menggunakannya tentu bisa menurunkan risiko terkena masalah bau mulut.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur

Jangan lupa makan sahur dan buah ya (ist)
Jangan lupa makan sahur dan buah ya (ist)

Pilihlah makanan yang bergizi saat sahur seperti sayur dan buah-buaha. Makanan sehat ini tinggi kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Rutin mengonsumsinya juga bisa membantu menurunkan risiko terkena bau mulut saat berpuasa.

3. Penuhi Asupan Cairan

Perbanyak minum air putih (Healthline)
Perbanyak minum air putih (Healthline)

Tubuh yang dehidrasi akan membuat produksi air liur juga ikut berkurang. Dampaknya, jumlah bakteri pun akan semakin meningkat. Hal ini tentu akan menyebabkan masalah bau mulut.

Di bulan puasa, kamu harus tetap mencukupi asupan air putih agar nggak mudah mengalami dehidrasi. Caranya adalah dengan minum air sebanyak dua gelas saat berbuka puasa, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

4. Hindari Kafein

Kurangi minum kopi atau teh (nakita.grid.id)
Kurangi minum kopi atau teh (nakita.grid.id)

Kafein bisa ditemukan di dalam minuman seperti teh atau kopi. Minuman ini tentu sangat nikmat untuk dikonsumsi. Sayangnya, di dalam minuman berkafein ini juga bisa ditemukan tanin, sejenis senyawa yang bisa mengikat air liur. Hal ini bisa menyebabkan masalah mulut kering dan bau mulut.

Mengonsumsi minuman berkafein saat sahur juga bisa membuat kamu lebih mudah mengalami dehidrasi. Hal ini tentu akan membuat puasa semakin berat dilakukan. Karena alasan inilah sebaiknya kamu menghindari atau mengurangi konsumsinya.

5. Memilih Pasta Gigi dengan Baking Soda

Rajin menggosok gigi ya (liputan6.com)
Rajin menggosok gigi ya (liputan6.com)

Baking soda bisa membantu menjaga kesimbangan tingkat keasaman atau pH di mulut. Demi mencegah masalah bau mulut, kamu pun bisa mengganti pasta gigi yang biasa kamu pakai dengan pasta gigi yang mengandung baking soda.

Jika tidak, kamu juga bisa membuat campuran baking soda sendiri. Caranya, campurkan ¼ cangkir baking soda dengan dua sendok makan lemon dan dua sendok teh garam. Gunakan campuran ini untuk membersihkan gigi dan mulut. Hal ini tentu akan mencegah datangnya aroma mulut yang tidak sedap.

6.       Memakai Benang Gigi

Benang gigi (Flickr/Marco Verch)
Benang gigi (Flickr/Marco Verch)

Selain menjaga kebersihan mulut dengan menggosok gigi, kamu juga dianjurkan untuk menggunakan benang gigi. Alat ini akan membantumu menyingkirkan sisa makanan yang tersangkut di antara gigi. Bila sisa makanan nggak segera dibersihkan, akan menjadi sarang bagi bakteri dan akhirnya memicu masalah bau mulut.

Jadi, siapa bilang masalah bau mulut nggak bisa diatasi? Kamu tetap bisa kok berpuasa dengan aroma mulut yang segar, Millens (Kom/MG31/E07)