Banyak Tingkah, Benarkah 'Kocheng Oren' Lebih Bikin Kesal dari Kucing Lain?

Banyak Tingkah, Benarkah 'Kocheng Oren' Lebih Bikin Kesal dari Kucing Lain?
Benarkah kocheng oren lebih bikin kesal ketimbang kucing warna lain? (Pixabay/Dimitri Houtteman)

'Kocheng oren' memang dikenal lebih bikin kesal karena tingkahnya yang ajaib. Namun, apakah warna bulunya ini yang bikin tingkahnya berbeda dengan kucing lainnya?

Inibaru.id – Nggak cuma Garfield, tingkah “kocheng oren” memang selalu mencuri perhatian. Di media sosial, kucing yang selalu terlihat punya tingkah nggak terduga itu selalu viral. Nggak cuma untuk pencinta kucing, kocheng oren juga menyita perhatian siapa saja.

Disebut kocheng oren karena kucing ini memiliki bulu berwarna oranye. Banyak warganet yang berbagi cerita betapa ajaibnya tingkah kucing yang satu ini. Hampir semua orang setuju bahwa kucing tersebut terlampau aktif, bahkan nggak jarang bikin kesal.

Namun, benarkah kocheng oren terlahir berbeda dan lebih "istimewa" ketimbang kucing lainnya?

Kocheng oren terlihat menggemaskan, tapi kelakuannya bisa sangat 'ajaib'. (Bhg/Getty Images/Qi Yang
Kocheng oren terlihat menggemaskan, tapi kelakuannya bisa sangat 'ajaib'. (Bhg/Getty Images/Qi Yang

Perlu kamu tahu, tingkah kucing bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kucing dengan ras Persia dan maine coon memiliki sifat yang lebih ramah dan betah di rumah. Sementara, kucing kampung (kucing domestik) cenderung lebih suka berada di luar rumah.

Selain itu, perilaku kucing juga dipengaruhi oleh jenis kelaminnya. Kucing betina biasanya lebih manja ketimbang kucing jantan. Jadi, jangan heran kalau melihat kucing jantan lebih jelalatan ketimbang betina.

Terus, tempat tinggal juga sangat memengaruhi perilaku kucing. Kucing yang terbiasa tinggal di jalan berperilaku lebih agresif daripada kucing yang tinggal di rumah. Agresivitas itu sangat berguna bagi kucing untuk melindungi diri.

Hubungannya dengan Warna 'Oren'?

Kocheng oren. (Purrfectcatbreeds)
Kocheng oren. (Purrfectcatbreeds)

Beberapa penelitian menyimpulkan, warna bulu dapat memengaruhi perilaku kucing lo! Ada yang meyakini jumlah melanin (pigmen dalam tubuh) pada kucing memengaruhi dopamin (hormon yang memengaruhi aktivitas).

Journal of Applied Animal Welfare Science menyebutkan, kucing calico (punya tiga warna: putih, oranye, dan hitam) dan tortoiseshell (campuran warna oranye dan hitam) umumnya lebih lincah dan agresif. Hal serupa juga diungkapkan dalam studi UC Berkeley.

Sementara, penelitian yang sama menyebutkan, kucing oranye justru dikategorikan sebagai kucing yang ramah.  

Kucing calico dikenal agresif dan lincah. (Pixabay/Richard Sidwell
Kucing calico dikenal agresif dan lincah. (Pixabay/Richard Sidwell

Dalam sebuah penelitian pada 2015, kocheng oren justru lebih sering menunjukkan sikap pemalas, santai, ramah, dan penyayang. Namun, mereka suka mengeong lebih keras untuk menarik perhatian pemiliknya.

Tentu saja penelitian ini masih dianggap bias dan nggak pasti. Jadi, sebetulnya warna nggak bisa menjadi penentu tingkah laku seekor kucing. Konon, tingkah laku hewan piaraan justru umumnya dipengaruhi perilaku si empunya.

Hayo, kalau kocheng oren-mu banyak tingkah, bisa jadi itu cerminan perilakumu setiap hari, lo, Millens! Ha-ha. (Lin/IB27/E03)