Kembali Ngetren, Berikut Plus Minus Peralatan Makan Berbahan Enamel

Kembali Ngetren, Berikut Plus Minus Peralatan Makan Berbahan Enamel
Gelas berbahan enamel. (iStock)

Meski sudah ada sejak zaman dulu, cangkir dan peralatan makan berbahan enamel kini kembali digandrungi. Apa saja kelebihan dan kekurangan peralatan dapur berbahan enamel ini? Simak, yuk!

Inibaru.id – Peralatan dapur dan alat makan berbahan enamel sebenarnya sudah dikenal sejak zaman dulu. Namun, peralatan berlapis cat mengkilap ini tren kembali. Nggak hanya cangkir, enamel juga jadi bahan bakul nasi, panci, sendok, hingga teko.

Alat makan dan dapur enamel dilapisi bahan cat mengkilap dan bersifat non-toxic sehingga aman digunakan untuk mengolah dan menampung makanan. Bahan ini juga dikatakan lebih kuat dan nggak gampang karatan. Peralatan makan atau dapur berbahan enamel biasanya disediakan dalam beragam warna sehingga lebih variatif.

Bahan enamel lebih licin sehingga cocok untuk menumis dengan sedikit minyak. Oh iya, bahan ini juga mudah dibersihkan, lo. Bagi kamu yang suka masak makanan berkuah, nggak perlu khawatir karena panci enamel ini bisa tahan terhadap suhu tinggi hingga 200 derajat celsius.

Meski begitu, peralatan berbahan enamel ini punya kekurangan yakni bentuknya tanpa gerigi sehingga cenderung licin saat dipegang. Selain itu, bila lapisan enamel sudah terkelupas, peralatan akan mudah berkarat. Karena itulah, kamu mesti menjaga dan merawat peralatan berbahan enamel dengan tepat ya. Jangan biarkan peralatan itu jatuh atau tergores.

Simpan peralatan berbahan enamel di tempat yang kering untuk menghindari kelembapan. Setelah dipakai, jangan lupa cuci alat dengan sabun dan tiriskan. Setelah itu, lap higga kering sebelum disimpan kembali.

Kalau benar cara merawatnya, peralatan enamel bisa bertahan lama, Millens! Jadi, jangan hanya digunakan untuk menunjukkan kesan vintage, peralatan berbahan enamel butuh dirawat. (IB24/E04)