Bandara dan Stasiun Ini Sediakan Layanan Vaksinasi Gratis, Mana Saja?

Bandara dan Stasiun Ini Sediakan Layanan Vaksinasi Gratis, Mana Saja?
Di sejumlah bandara dan stasiun disediakan layanan vaksinasi gratis. (Inibar.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Demi meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksin, pemerintah juga menyediakan layanan vaksinasi gratis di sejumlah bandara dan stasiun. Di mana saja ya?

Inibaru.id – Pemerintah memberikan layanan vaksinasi gratis untuk calon penumpang di sejumlah bandara, stasiun, pelabuhan, dan terminal. Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Saat ini, pemerintah baru memulainya di bandara dan stasiun. Langkah ini diambil untuk menambah jumlah masyarakat yang tervaksinasi demi mempercepat tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity) guna memutus penularan Covid-19.

"Adapun bandara yang sudah siap memberikan vaksinasi gratis adalah Bandara Soekarno-Hatta di terminal 2 dan 3, Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru," kata Adita, Minggu (4/7/2021).

Adita juga menyampaikan, beberapa stasiun kereta api yang siap memberikan layanan vaksinasi gratis adalah Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Tawang Semarang, Yogyakarta, dan Solo Balapan. Rencananya, bakal segera menyusul stasiun lain.

Kamu perlu tahu bahwa pemerintah mengatur mobilitas di Jawa dan Bali selama pemberlakuan PPKM Darurat dengan mengharuskan pelaku perjalanan memiliki sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama ditambah dengan hasil tes negatif PCR 2x24 jam atau tes antigen yang berlaku minimal 1x24 jam. Syarat tersebut berlaku untuk moda laut, darat, penyeberangan, dan kereta api jarak jauh.

Kalau kamu berencana melakukan perjalanan dengan transportasi udara, wajib membawa sertifikat vaksin paling nggak dosis pertama, dan hasil tes PCR negatif yang berlaku maksimal 2x24 jam. Hasil tes antigen nggak diperkenankan. O ya, syarat berupa sertifikat vaksin ini nggak wajib untuk pelaku perjalanan di luar Jawa dan Bali.

Bandara Bali pada Hari Pertama PPKM Darurat

Bandara Ngurah Rai Bali menerima 25 pembatalan pada hari pertama PPKM Darurat. (dok. Bandara Ngurah Rai via Detik)
Bandara Ngurah Rai Bali menerima 25 pembatalan pada hari pertama PPKM Darurat. (dok. Bandara Ngurah Rai via Detik)

Pada pemberlakuan PPKM Darurat hari pertama, Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menerima 25 pembatalan penerbangan. Jumlah tersebut terdiri atas 13 penerbangan kedatangan dan 12 keberangkatan. Hm, banyak juga ya pembatalannya?

"Untuk planing flight hari ini kedatangan sebanyak 49 flight, untuk keberangkatan sebanyak 47 flight. Tetapi terjadi cancel flight sebanyak 13 flight cancel untuk kedatangan dan 12 flight cancel untuk keberangkatan," kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira, Sabtu (3/7/2021).

Dikarenakan banyaknya pembatalan tersebut, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai cuma melayani 71 penerbangan pada hari pertama PPKM darurat. Jumlah tersebut terdiri atas 36 penerbangan kedatangan dan 35 keberangkatan, Millens.

Selain itu, terjadi penurunan keberangkatan dan keberangkatan penumpang di satu-satunya bandara di Bali tersebut jika dibanding sehari sebelum PPKM Darurat.

Taufan menyebutkan traffic planing kedatangan pada hari pertama PPKM Darurat sebanyak 2.309 orang, sedangkan keberangkatan 2.922 orang. Padahal sehari sebelumnya kedatangan sebanyak 3.913 orang dan keberangkatan 6.808 orang. Jadi, persentase penurunan kedatangan kurang-lebih 41 persen dan 57 persen untuk keberangkatan.

Hm, bagaimanapun semoga dengan pemberlakuan ini kasus Covid-19 berhasil ditekan ya, Millens. Yuk, kembali dirumahsaja kalau nggak ada keperluan mendesak! (Kom,Det/IB21/E03)