Balas Dendam, Induk Gagak Bertahun-tahun Menyerang Lelaki Ini

Balas Dendam, Induk Gagak Bertahun-tahun Menyerang Lelaki Ini
Gagak dendam dengan seorang laki-laki di India sehingga terus menyerangnya dalam tiga tahun terakhir. (theemergingindia)

Dikira membunuh anak gagak, Shiva Kewat harus mendapatkan balas dendam oleh indukan gagak dan kawanannya. Nggak tanggung-tanggung, dia terus diserang gagak dalam tiga tahun belakangan.

Inibaru.id – Di Indonesia, gagak sering dianggap sebagai hewan yang memberikan tanda akan adanya kematian. Padahal, sebenarnya sih burung ini nggak punya kemampuan mistis seperti itu. Tapi, gagak sepertinya termasuk dalam hewan pendendam, lo, Millens. Buktinya, ada gagak yang bertahun-tahun menyerang seorang lelaki gara-gara dendam. Kok bisa?

Jadi, ternyata gagak ini termasuk hewan dengan memori jangka panjang cukup baik layaknya kucing atau gajah. Sejumlah penelitian bahkan menghasilkan fakta kalau gagak bisa saja mempelajari tindakan dari mahluk lain. Kalau ada yang dianggap membahayakan mereka atau bikin kesal, gagak bisa saja sampai dendam, lo.

Sayangnya, seorang lelaki dari Madhya Pradesh, India bernama Shiva Kewat jadi korban dendam burung gagak. Bayangkan saja, ada burung gagak yang beneran dendam kesumat sama dia sampai-sampai selalu menyerangnya selama tiga tahun terakhir. Bahkan, sang gagak yang dendam ini sampai mengajak kawanannya untuk menyerangnya dengan patukan.

Kawanan burung gagak ini bahkan sering banget bertengger di pohon yang ada di dekat rumahnya. Hal ini membuat Shiva jadi enggan keluar rumah. Dia hanya keluar untuk keperluan mendesak. Dia juga harus mempersenjatai diri dengan tongkat untuk menghalau burung gagak yang akan mendekat.

Kok bisa Shiva sampai mendapatkan nasib mengenaskan seperti ini? Usut punya usut, ternyata penyebabnya adalah kejadian tiga tahun lalu. Saat itu, Shiva sebenarnya ingin menolong anak gagak yang tersangkut di sebuah jaring. Sayangnya, bukannya selamat, sang anak gagak justru mati. Nah, ada induk gagak yang ada di dekat Shiva saat melakukan penyelamatan itu.

Gagak salah mengira Shiva membunuh anaknya sehingga dendam dan terus menyerangnya. (Flickr/Isa Sorensen)
Gagak salah mengira Shiva membunuh anaknya sehingga dendam dan terus menyerangnya. (Flickr/Isa Sorensen)

Sang induk mengira Shiva sengaja membunuh anak gagak sehingga kemudian dendam kepadanya hingga saat ini. Dia bahkan sampai mengajak kawanannya untuk terus menyerang Shiva jika ada kesempatan.

Sebenarnya, warga di sekitar Shiva tinggal prihatin dengan kondisinya. Apalagi, gagak-gagak itu sama sekali nggak pernah menyerang orang lain. Shiva pun sering mendapatkan luka di bagian tangan dan kepala akibat serangan ini. Namun, nggak ada yang bisa mereka lakukan. Shiva juga hanya bisa pasrah dan berusaha melindungi dirinya dengan tongkat setiap kali keluar rumah.

Apa yang dialami Shiva sebenarnya mirip dengan yang dialami seorang warga dari Rusia bernama Vladimir Markov. Namun, Shiva lebih mujur karena dia nggak mati mengenaskan sebagaimana Markov.

Jadi, Markov yang merupakan seorang pemburu itu melukai seekor harimau berjenis Siberia. Harimau ini bisa tumbuh sampai sepanjang 3 meter dengan berat mencapai 2 kuintal! Nah, kawanan harimau Siberia lainnya ternyata nggak terima rekannya dilukai. Mereka melacak jejak Markov dan menemukan tendanya. Markov pun tewas diserang sekawanan harimau yang dendam tersebut.

Hm, gimana rasanya ya diserang hewan yang dendam dengan kita, Millens. Kamu pernah? (Lip, Buz/IB09/E05)