Balap Lari Liar, Tren Terkini yang Digemari Anak Muda di Masa Pandemi

Balap Lari Liar, Tren Terkini yang Digemari Anak Muda di Masa Pandemi
Salah seorang pemuda yang mengaku siap melakukan balap lari liar. (Twitter/Calonmayaat)

Nggak lagi tertarik dengan balap motor liar yang meresahkan dan berisiko tinggi, kini banyak pemuda yang lebih tertarik dengan balap lari liar. Di media sosial, tantangan untuk melakukannya bahkan semakin viral. Seperti apa ya balap lari liar ini?

Inibaru.id – Ada beberapa tren yang muncul di tengah pandemi Corona yang semakin parah di Indonesia. Jika sebelumnya kita disuguhi dengan tren bersepeda, di sejumlah kota besar kini muncul tren anak muda melakukan balap lari liar. Tren ini bahkan bisa menggantikan balap motor liar yang biasanya meresahkan banyak orang di malam hari.

Meski terlihat lebih seru dan menyehatkan, tetap saja balap lari liar ini merepotkan orang lain. Hal ini disebabkan oleh tempat adu balap yang juga di jalanan. Banyak pengguna lalu lintas yang akhirnya nggak bisa melewati jalan yang sudah kadung dikuasai para pemuda yang melakukannya.

Sebagai contoh, pada Rabu (9/9/2020) lalu, para pemuda kedapatan melakukan balap lari liar sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Boulevard Graha Raya, Sudimara Pinang, Kota Tangerang, Banten. Para pemuda ini melakukan balap lari jarak pendek (sprint) sejauh 50 meter. Yang menonton balap ini bahkan mencapai ratusan orang.

Banyak orang menonton balap lari liar di Tangerang. (Twitter/Andiktsc)
Banyak orang menonton balap lari liar di Tangerang. (Twitter/Andiktsc)

Banyaknya orang yang berkerumun membuat Polsek Cipondoh Kota Tangerang melakukan pembubaran paksa. Apalagi massa sampai menutup jalan sehingga nggak bisa dipakai pengguna lainnya.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Jamal mengaku akan sering melakukan patroli demi mencegah terjadinya balap lari liar. Meski di lokasi tersebut baru terjadi sekali dan langsung dibubarkan, dia yakin bakal ada balap lari liar lainnya.

Hal ini terbukti dengan diamankannya 12 orang pada Kamis (10/9) malam di Ciledug, Kota Tangerang karena juga mengadakan balap lari liar yang menutup jalan. Para pemuda yang diamankan berusia 16 hingga 21 tahun.

Balap lari liar di jalanan. (Twitter/dalfiansyahhh)
Balap lari liar di jalanan. (Twitter/dalfiansyahhh)

Menariknya, balap lari liar ternyata nggak sepenuhnya ditolak warga. Di Bogor, Jawa Barat misalnya, balap lari liar justru dijadikan tontonan gratis warga sekitar. Banyak warga yang menganggap hal ini lebih inovatif alih-alih balap motor liar yang justru meresahkan. Selain itu, banyak pemuda yang memilih jalan yang sepi, bukannya jalan raya yang ramai.

“Biarin lah mereka berkarya dan mencari hiburan,” ucap Jos, warga Bogor yang menonton balap lari liar pada Kamis (10/9).

Kalau menurut kamu, balap lari liar ini sebenarnya bisa diarahkan agar banyak anak jadi suka olahraga atau sebaiknya dibubarkan saja karena membuat orang berkerumun di masa pandemi, Millens? (Det/IB09/E05)