Bakal Tarik Uang dari Penggunanya, Whatsapp Nggak Gratis Lagi?

Bakal Tarik Uang dari Penggunanya, Whatsapp Nggak Gratis Lagi?
Ilustrasi: Whatsapp bakal berbayar dan nggak gratis lagi? (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Whatsapp disebut-sebut nggak lagi gratis. Penggunanya akan dikenakan biaya. Apakah kabar ini memang benar? Yuk simak faktanya!

Inibaru.id – Salah satu aplikasi berkirim pesan yang paling digemari pengguna ponsel pintar adalah Whatsapp. Dengan adanya aplikasi ini, kamu bisa mengirim pesan atau menelepon tanpa biaya. Kamu hanya harus tersambung dengan jaringan internet untuk melakukannya.

Meski begitu, nggak semua layanan yang diberikan Whatsapp gratis, lo, Millens. Belum lama ini, Whatsapp dikabarkan akan menarik uang dari penggunanya. Eits, nggak perlu khawatir dulu. Yang bakal ditarik biaya hanya pengguna Whatsapp Business kok.

FYI, Whatsapp Business memang menyediakan beberapa fitur yang berbeda jika dibandingkan dengan Whatsapp biasa. Penggunanya nanti akan dikenai biaya untuk bisa menikmati fitur-fitur tersebut.

Ilustrasi: Whatsapp Business akan dikenai biaya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Whatsapp Business akan dikenai biaya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kebijakan baru ini diterapkan usai Whatsapp Business meluncurkan fitur baru seperti layanan Hosting, Shopping, Inventaris, Pengelolaan Pesan yang lebih baik, dan lain-lain.

Matt Idema, Chief Operating Officer Whatsapp, menyebut fitur Shopping akan diluncurkan tahun ini. Sementara itu, fitur Hosting akan diluncurkan tahun depan.

Awalnya, fitur Hosting akan diluncurkan secara gratis untuk menarik perhatian pengguna baru. Namun, rupanya kebijakan itu berubah. Pengguna fitur tersebut akan dikenai biaya sebanyak 0,5-9 sen untuk setiap pesan terkirim.

Biaya pengiriman pesan ini juga tergantung jenis pesannya. Sebagai contoh, biaya pengiriman Boarding Pass atau sekadar struk belanja akan berbeda. Selain itu, jumlah pesan dan wilayah pengiriman pesan juga memngaruhi biaya.

Jumlah pengguna Whatsapp Business sebenarnya masih sangat sedikit dibandingkan dengan Whatsapp biasa, yakni di angka puluhan ribu saja dengan interaksi mencapai 175 juta pengguna. Hal ini sangat berbeda dengan jumlah total pengguna Whatsapp yang mencapai dua miliar orang.

Ilustrasi: Whatsapp biasa masih gratis. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Whatsapp biasa masih gratis. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

“Pendapatannya memang bakal kecil saat ini. Tapi, kami pikir peluang untuk mendapatkan keuntungan cukup besar,” ungkap Idema.

Pada 2014 lalu, Whatsapp diakuisisi oleh raksasa media sosial Facebook seharga 16 miliar dollar AS. Sayangnya, Facebook kesulitan mendapatkan keuntungan dari aplikasi yang dikenal gratis ini. Mereka justru bisa mendapatkan keuntungan lebih baik dari iklan yang bermunculan di Facebook dan media sosial lainnya, Instagram.

Jadi, nggak perlu khawatir ya, Millens! Kalau kamu adalah pengguna Whatsapp biasa, nggak bakal kena biaya apa-apa, kok! (Det/IB09/E03)