Awal April, Maskapai Diminta Turunkan Harga Tiket

Awal April, Maskapai Diminta Turunkan Harga Tiket
Harga tiket pesawat di Indonesia masih mahal dan memberatkan masyarakat. (Medium)

Tiket pesawat yang mahal berakibat pada penurunan jumlah pengguna transportasi udara. Pemerintah lantas mengultimatum maskapai penerbangan agar segera menurunkan harga tiket pesawat.

Inibaru.id – Tiket pesawat yang mahal menjadi bahan perbincangan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir. Sekalipun sudah ada aturan baru yang mengatur harga tiket pesawat, sejumlah maskapai masih menerapkan harga tinggi. Menanggapi hal itu, pemerintah menginstruksikan para maskapai untuk menurunkan harga tiket pesawat sesegera mungkin.

Kompas.com, Rabu (27/3/2019) menulis, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Kementerian Perhubungan melakukan rapat bersama pada Senin (25/2) untuk membahas hal ini. Luhut mengaku sangat menyayangkan harga tiket pesawat yang masih cukup mahal sehingga menyebabkan kegaduhan di masyarakat. Padahal, pemerintah sudah mengimbau maskapai untuk segera menurunkannya.

Luhut secara terbuka meminta Garuda Indonesia yang merupakan pemimpin dari maskapai penerbangan nasional untuk menurunkan harga tiket. Selain itu, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan AKR agar bisa mendapatkan izin sebagai kompetitor Pertamina dalam menyediakan avtur atau bahan bakar pesawat. Luhut juga mengultimatum maskapai penerbangan di semua rute untuk segera menurunkan harga tiket pesawat pada awal bulan April mendatang.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi juga meminta Garuda Indonesia untuk segera menyediakan sub class di seluruh rute penerbangan. Penurunan tiket pesawat juga harus segera diumumkan untuk seluruh rute di Indonesia. Sayang, dalam rapat ini, Direktur Utama Garuda Indonesia justru nggak hadir.

Kendati begitu, Menko Maritim akan meminta Dirut Garuda Indonesia untuk segera menghadap dirinya demi membahas instruksi penurunan harga tiket pesawat ini.

Harga tiket pesawat yang mahal ini berdampak pada sejumlah faktor, Millens. Selain membuat pengguna transportasi udara kesal, dunia pariwisata juga merasakan dampak paling buruk akibat meningkatnya harga tiket pesawat. Berdasarkan data yang dikeluarkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, terjadi penurunan okupanasi hotel hingga 20-40 persen pada low season tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.

Setuju dengan langkah pemerintah ini nggak, Millens? (IB09/E04)