Di Kota Semarang, ATM Beras Ditempatkan di 5 Masjid Ini

Di Kota Semarang, ATM Beras Ditempatkan di 5 Masjid Ini
ATM Beras di Kota Semarang. (Semarangkota.go)

Lima masjid di Kota Semarang akan ditempatkan ATM Beras yang bisa digunakan masyarakat kurang mampu. Salah satunya bisa ditemukan di Masjid Al-Amin, Mugassari.

Inibaru.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali meluncurkan inovasi bagi masyarakat. Kali ini, Pemkot meluncurkan ATM Beras yang bisa digunakan warga kurang mampu. ATM Beras ini tersebar di lima masjid yang ada di Kota Semarang.

ATM Beras ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun lalu di Masjid Agung Baiturrahman, Semarang. Pemkot menganggap keberadaan ATM Beras itu cukup berhasil sehingga memutuskan untuk memasang teknologi itu di masjid-masjid lainnya.

Usai salat duhur berjamaah yang dilangsungkan di Masjid Al-Amin, Kelurahan Mugassari, Semarang Selatan, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mencoba ATM Beras di masjid tersebut.

“Rencananya kami akan menempatkan ATM Beras di 5 masjid yang ada di Kota Semarang. Salah satunya di Masjid Al-Amin ini,” terang Hendi Kompas Rabu (8/5/2019) menulis,

Sebagai informasi, ATM Beras adalah program yang dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang. Fungsi dari ATM ini adalah membantu masyarakat kurang mampu yang terkadang masih belum terdata Jamkesmas sehingga nggak mendapatkan jatah raskin (beras untuk masyarakat miskin).

Selain di Masjid Al-Amin, ATM Beras ini juga akan disebar di Masjid Al-Ikhlas yang ada di Kelurahan Palebon, Masjid Al-Huda yang ada di Kelurahan Mangkang Kulon, Masjid Baitul Makmur yang ada di Kelurahan Kuningan, serta Masjid Al-Huda yang ada di Kelurahan Tandang.

Setiap bulannya, satu mesin ATM Beras akan mendapatkan satu ton beras dari Dinas Ketahanan Pangan. Diharapkan, jumlah ini bisa membantu 100 warga kurang mampu di kelurahan tersebut.

“ATM ini bisa ditarik masyarakat setiap minggu. Sekali tarik bisa mendapatkan 3 liter beras atau sekitar 2,5 kilogram. Jadi setiap warga penerima bisa mendapatkan sekitar 10 kg setiap bulan,” kata Hendi.

Wah, bagus nih! Kalau menurut Millens, program ini cukup efektif membantu masyarakat kurang mampu nggak sih? (IB09/E04)