Aplikasi Semarang Smart City Dilirik Pemerintah Suriname

Aplikasi Semarang Smart City Dilirik Pemerintah Suriname
Dubes Suriname Ricardo Wilfred Panka saat bertemu dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Humas Setda Kota Semarang)

Aplikasi Semarang Smart City mulai dilirik Pemerintah Suriname. Aplikasi itu dianggap cocok untuk program Pemerintah Suriname yang ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas di negaranya.

Inibaru.id – Pemerintah Suriname mulai melirik aplikasi layanan publik besutan Pemerintah Kota Semarang. Melalui Duta Besar Suriname untuk Indonesia Ricardo Wilfred Panka mereka menyatakan tertarik untuk mengadopsi aplikasi Semarang Smart City. Hal ini diungkapkan Ricardo saat melakukan kunjungan diplomatik ke Semarang pada Jumat (31/8/2018).

Ricardo mengangggap, aplikasi dalam Semarang Smart City, khususnya aplikasi telepon seluler yang terkait langsung dengan Area Traffic Control System (ATCS) cukup menarik dan bisa diaplikasikan di Suriname.

Dalam kunjungan yang bertempat di Balai Kota Semarang itu, aplikasi Semarang Smart City dianggap sesuai dengan program Pemerintah Suriname untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di negara yang berada di Amerika Selatan itu. Ricardo menyebut masalah lalu lintas di negaranya sangatlah besar. Dalam satu bulan, setidaknya terjadi empat kecelakaan lalu lintas parah yang mengakibatkan korban luka bahkan meninggal dunia di Suriname.

Dengan diadopsinya Semarang Smart City, Ricardo berharap masyarakat lebih peduli dengan kondisi lalu lintas di sekitarnya, terutama dalam hal mengatur kecepatan kendaraan. Ini karena masyarakat dapat dengan mudah mengecek kondisi lalu lintas melalui ponsel pintarnya masing-masing.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menyambut langsung kunjungan diplomatik itu menyatakan kesediannya membantu Pemerintah Suriname.

“Pak Dubes melihat ada manfaat aplikasi ini di negaranya. Kami pun bersedia membantu jika memang dibutuhkan,” ucap lelaki yang akrab disapa Hendi ini seperti ditulis Antaranews.com, Jumat (31/8).

Hendi juga berjanji akan mengirim beberapa personel dari Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan riset demi mengetahui kondisi nyata lalu lintas di Suriname dan membuat aplikasi ATCS yang sesuai dengan kebutuhan negara tersebut.

Wah, keren nih aplikasi layanan publik Semarang dilirik negara lain. Eh, ngomong-ngomong sobat Millens yang ada di Semarang sudah pernah menggunakan aplikasi Semarang Smart City ini belum sih? Jangan-jangan kamu malah belum tahu ada aplikasi ini? (IB09/E04)