Ini Maksud Infrastruktur Langit yang Disebut Ma’ruf Amin dalam Debat Cawapres

Ini Maksud Infrastruktur Langit yang Disebut Ma’ruf Amin dalam Debat Cawapres
Cawapres Ma'ruf Amin saat mengemukakan visi-misi di acara Debat Cawapres. (Vibizmedia)

Sesaat setelah mengucapkan istilah "Infrasruktur langit", penonton acara debat tertawa karena menganggap Ma'ruf Amin asal bicara. Namun, Ma'ruf benar-benar serius dengan ucapannya. Seperti apa sih maksud dari "Infrastruktur langit" itu?

Inibaru.id – Dalam Debat Cawapres yang diadakan Minggu (17/3/2019) malam di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin sempat melontarkan istilah “infrastruktur langit.” Hm, apa sih yang dimaksud dengan istilah ini?

Ma’ruf memunculkan istilah tersebut saat debat mengenai masalah tenaga kerja. Banyak penonton debat yang bahkan sampai tertawa dengan istilah yang diucapkan Ma’ruf. Padahal, Ma’ruf nggak asal ucap lo, Millens.

“Infrastruktur langit itu berupa Palapa Ring, mengenai infrastruktur digital. Hal ini akan membantu pertumbuhan usaha-usaha seperti startup, atau bahkan unicorn, bahkan mungkin juga sebentar lagi akan ada decacorn,” ucapnya.

Ma’ruf menyebut infrastruktur langit itu akan mampu menumbuhkan setidaknya 3.500 startup hingga 2024.

Apa itu Palapa Ring?

Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia menjelaskan Palapa Ring sebagai proyek infrastruktur telekomunikasi yang berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia. Panjang serat optik yang dibangun mencapai 36.000 kilometer. Tujuan dari pembangunan ini tidak lain adalah menyediakan layanan komunikasi dengan kecepatan tinggi di kawasan perkotaan, desa, dan pulau-pulau terpencil.

Keberadaan layananan komunikasi ini diharapkan akan membantu masyarakat dalam mengakses internet dengan lebih baik. Hal ini bisa merangsang pertumbuhan perusahaan atau startup baru seperti yang ditulis Kompas.com, Senin (18/3).

Proyek Palapa Ring sudah dimulai sejak 2016. Pembangunannya dimulai dari Indonesia bagian barat dan terus dilanjutkan hingga Indonesia timur. Pemerintah mengklaim proyek Palapa Ring Barat dengan panjang serat optik mencapai 2.995 kilometer telah 100 persen digarap. Sementara itu, proyek Palapa Ring di Indonesia tengah baru selesai 99 persen dengan panjang serat optik mencapai 2.9995 kilometer dan proyek Palapa Ring timur baru mencapai 89,57 persen.

Hayo, tebakanmu tentang infrastruktur langit sudah benar belum, Millens? (IB09)